JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani menghadiri acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (1/7/2026).
Baca juga: Menag: Bangsa yang Besar Juga Dibangun dengan Kekuatan Doa
Kehadiran politikus Partai Gerindra itu diketahui setelah Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf menyambutnya di tengah lantunan selawat.
“Selamat datang Bapak Ketua MPR kita, Bapak Muzani,” ucap Habib Syech.
Kedatangan Muzani membuat sejumlah orang yang berada di atas panggung langsung berdiri untuk menyambut kedatangan.
“Silakan pada duduk, pada duduk. Bismillah duduk. Habib Hasan terima kasih, dari Bogor, dari Tegal,” kata dia.
Baca juga: Menag: Kita Harus Bersyukur, Kepemimpinan Prabowo Subianto di Jalur yang Tepat
Setelah disambut, Muzani yang tampak mengenakan busana muslim lengan panjang dan peci hitam itu langsung duduk berdampingan dengan Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Dalam kesempatan ini, mereka yang tampak hadir meliputi Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wamen Sekretaris Negara Indonesia Juri Ardiantoro, dan Wamen Dikti Saintek Stella Christie.
Diberitakan sebelumnya, Kementerian Agama menggelar Zikir dan Doa Kebangsaan di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026), sebagai penanda dimulainya Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia.
Acara tersebut berlangsung mulai pukul 17.00 WIB hingga 21.30 WIB.
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin mengatakan, acara diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan dan kebangsaan, mulai dari zikir bersama, khataman Al Quran, shalat Magrib berjamaah, penampilan hadrah, hingga Shalawat Kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.
Baca juga: Menag: Indeks Kerukunan Beragama Era Prabowo Tertinggi Sejak Indonesia Berdiri
Acara juga akan diisi pembacaan ayat suci Al Quran oleh Muhammad Zian Fahrezi serta doa bersama lintas agama yang dipimpin tokoh agama dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.
“Tersedia pula ratusan toilet, serta area wudu dengan sekitar 1.000-1.500 keran untuk kenyamanan seluruh hadirin,” kata Kamaruddin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Komentar (0)