Bogor: Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI (PMPP TNI) bersama Komando Pasifik Amerika Serikat (US Indo-Pacific Command) resmi menutup latihan Multinational Peacekeeping Exercise (MPE) 2026 Garuda Canti Dharma 3, di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Latihan ini menjadi ajang memperkuat kerja sama internasional dan kesiapan pasukan pemeliharaan perdamaian.
Upacara penutupan dipimpin Asisten Operasi Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun, yang mewakili Panglima TNI Jenderal Agus Subyanto. Kegiatan ini dihadiri pejabat TNI dan Polri, perwakilan US Indo-Pacific Command, Duta Besar, Atase Pertahanan negara sahabat, serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait.
Dalam amanat Panglima TNI, disebutkan MPE 2026 Garuda Canti Dharma 3 menjadi investasi strategis untuk memperkuat kerja sama internasional dan meningkatkan kesiapan pasukan dalam mendukung misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Baca Juga :
TNI Kirim 2 Ton Bahan Pokok ke 3 Distrik Kabupaten Puncak"Perkembangan lingkungan strategis global yang semakin dinamis menghadirkan tantangan baru bagi operasi pemeliharaan perdamaian PBB. Konflik yang semakin kompleks menuntut pasukan perdamaian memiliki profesionalisme, kesiapan, interoperabilitas, serta kemampuan bekerja sama lintas negara," kata Bobby, dalam program Headline News Metro TV, Sabtu, 1 Agustus 2026.
"Oleh karena itu, latihan miltinasional seperti Garuda Canti Dharma bukan sekadar agenda rutin, tetapi merupakan investasi strategis untuk membangun kepercayaan, memperkuat kerja sama internasional, dan meningkatkan kesiapan bersama dalam mendukung perdamaian dunia," kata Bobby, menambahkan.
Panglima TNI, kata Bobby, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia. Latihan yang berlangsung sejak 20 Juli ini diikuti 1.014 peserta dari 22 negara.
Melalui kegiatan ini PMPP TNI menegaskan komitmennya dalam menyiapkan personel pemelihara perdamaian yang profesional dan berstandar internasional.





Komentar (0)