Pihak Kampus Jenguk Mahasiswi yang Dikabarkan Depresi Usai Sidang Skripsi Batal 12 Kali

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Seorang mahasiswi di salah satu universitas Nusa Cendana di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dikabarkan mengalami kondisi depresi. Kondisi ini terjadi setelah sidang proposal skripsinya disebut mengalami pembatalan hingga 12 kali. Selain itu, disebut juga adanya perubahan dosen penguji. 

Dalam video yang beredar di media sosial Facebook akun @JublinaThalo, mahasiswi yang diketahui berasal dari Program Studi Kesehatan Masyarakat tersebut terlihat menangis histeris.

Baca Juga :
Disambut Teriakan 'Bapak Pulang Kampung', Jokowi Jadi Rebutan Warga di CFD Kupang
Buntut Mahasiswi Depresi Usai Batal Ujian Skripsi 12 Kali, Undana Turun Tangan Lakukan Investigasi

"Seorang Mahasiswi Prodi FKM Depresi berat hingga menangis menghadap orang tuanya karena diketahui sang ibu dosen yg merupakan penguji mengubah Dosen Penguji... Bukan hanya menangis, mahasiswi tersebut pun di kabarkan sang ibunda di rawat di RS. Selain mengubah dosen penguji., Saat ujian Proposal pun mahasisiwi itu di kabarkan batal ujian sampai pada 12 kali baru bisa lanjut ke tahap berikut," demikian caption dalam unggahan tersebut.

Dalam video itu, mahasiswi tersebut tampak menangis meronta-ronta di lantai rumahnya. Sementara itu, seorang wanita dan keluarganya terlihat berusaha menenangkan kondisinya. Mahasiswi tersebut juga dikabarkan menjalani perawatan di sebuah rumah sakit.

"Besok kita cari jalan, sudah. Besok kita cari jalan," kata seorang wanita mencoba menenangkan. 

Menyusul kasus tersebut, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Undana Kupang, Rudi Rohi, mengatakan pihak kampus telah menerima informasi terkait kejadian itu sebelum ramai diperbincangkan. Pihaknya kemudian berkoordinasi dengan fakultas untuk mengetahui duduk permasalahan yang terjadi.

"Sebelum beredar ramai sebenarnya sekitar satu hari sebelumnya kita sudah mendapatkan masukan laporan karena beberapa teman-teman dosen dan mahasiswa minta kerja sama kalua ada seperti itu kita bisa saling berkomunikasi. Secara cepat kita sudah melakukan tindak lanjut untuk meminta pihak fakultas untuk mengetahui biduk permasalahannya seperti apa,"kata dia dikutip dari tayangan YouTube MetroTV, Sabtu 1 Agustus 2026.

Sementara itu, Dekan FKM Undana Kupang, Apris Adu, mengatakan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk membahas persoalan tersebut.

"Pada waktu kita mendapatkan informasi ini saya sudah melakukan rapat koordinasi bersama seluruh pimpinan baik itu wakil dekan I, wakil dekan II, kepala Tata Usaha dan Kasubag juga semua yang berkepentingan di dalamnya Prodi dan operator. Kita melihat tentang persoalan ini. Kami memberi kesempatan kepada teman-teman untuk berpendapat. Pada prinsipnya pendapat kita satu yaitu kita harus mendorong persoalan ini harus cepat selesai," kata dia.

Baca Juga :
Jokowi Kunjungi NTT Selama Tiga Hari, Sambutan Masyarakat Diprediksi Meriah
Kunjungan Jokowi ke NTT Disebut PSI Bukan Sekadar Silaturahmi Politik
PSI NTT Sebut Jangan Karena Politik, Sejarah Pembangunan NTT Dihapus

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tak Hanya Penggelapan Rp 25 M, Diana Pungky Juga Laporkan Dugaan TPPU Mantan Asisten
• 10 menit lalu
0
thumb
Kementerian PU Siagakan Truk Tangki Air untuk Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan
• 6 jam lalu
0
thumb
Kudapan Saroja jadi inspirasi motif busana Duai Fav di IFW 2026
• 19 jam lalu
0
thumb
Kung Fu Soccer Laris Manis, Stephen Chow Beri Kode Sudah Siapkan Sekuel
• 5 jam lalu
0
thumb
Gemas! Kepala BGN Sudaryono Jawab Anggapan MBG Habiskan Anggaran Negara
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.