MBG Bukan Penyebab Sekolah Bobrok, BGN: Kan Enggak Mendadak Rusak Saat Prabowo Jadi Presiden

wartaekonomi.co.id
1 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan bahwa sekolah rusak bukan disebabkan oleh Makan Bergizi Gratis (MBG). Program itu menurutnya tidak bisa dijadikan kambing hitam atas masih banyaknya bangunan sekolah yang rusak di berbagai daerah yang sudah ada sebelum naiknya Presiden Prabowo Subianto.

Sudaryono mengatakan munculnya program makan bergizi gratis tidak memiliki hubungan sebab-akibat dengan kondisi fisik sekolah yang telah mengalami kerusakan sejak lama.

Baca Juga: Rocky Gerung: Dua Tahun Berjalan, Presiden Prabowo Terbebani Menteri dari Koalisinya Sendiri

"Dulu nggak ada MBG. Dulu kan sekolah itu ada yang rusak, bolong, apa semua," kata Sudaryono, dikutip Sabtu (1/8/2026).

Ia menilai tidak tepat apabila masyarakat menghubungkan kerusakan sekolah dengan kebijakan pemberian makan bergizi gratis yang baru dijalankan pada masa pemerintahan dari Presiden Prabowo.

Sudaryono menegaskan bahwa kondisi sekolah yang memprihatinkan bukanlah persoalan baru, melainkan masalah yang telah berlangsung sebelum pergantian pemerintahan.

"Itu kan nggak karena terus kemudian Pak Prabowo jadi Presiden. MBG ada, terus sekolahnya mendadak jadi rusak, kan nggak. Dulu ke mana?" ujarnya.

Menurut Sudaryono, pemerintah saat ini justru sedang berupaya menyelesaikan berbagai persoalan yang telah menumpuk selama bertahun-tahun, termasuk di sektor pendidikan. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk melihat setiap persoalan secara proporsional dan tidak mengaitkan seluruh permasalahan dengan program MBG.

Ia menekankan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk membenahi berbagai sektor secara bersamaan, bukan hanya fokus pada satu program tertentu.

"Maksud saya, kita memang banyak yang harus dibenahi, betul, banyak yang harus dibenahi," katanya.

Sudaryono menjelaskan perbaikan tersebut mencakup pendidikan, layanan kesehatan, pemenuhan gizi masyarakat, hingga penguatan berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan.

Baca Juga: Sudah Tak Ada Lagi Opsi Jalan Keluar Mudah dalam Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo: Satu Demi Satu...

"Memang tugas pemerintah adalah membenahi hal-hal yang memang harus dibenahi, pendidikan, kesehatan, gizi termasuk bagaimana pilar demokrasi media, kita benahi semua," tuturnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi, Hasan Nasbi: Doakan Bangsa Kita Aman
• 8 jam lalu
0
thumb
Terungkap, Sosok Misterius Pembawa Atlet Golf Jesslyn ke Semarang
• 22 jam lalu
0
thumb
Kejagung Geledah Rumah Tersangka TPPU Febrie Adriansyah
• 1 jam lalu
0
thumb
Piala AFF 2026: Pengamat Apresiasi Kemenangan Timnas Indonesia atas Timor Leste, tapi Soroti Lambatnya Garuda Memecah Kebuntuan
• 4 jam lalu
0
thumb
Ada Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Hari Ini, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.