BANDUNG, KOMPAS.TV - Memasuki puncak musim kemarau, ancaman kebakaran di Kota Bandung semakin meningkat.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung mencatat, kasus kebakaran di area terbuka mengalami kenaikan sekitar 20 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Musim kemarau membuat lahan kosong yang dipenuhi rumput kering dan alang-alang menjadi sangat mudah terbakar. Kondisi ini menyebabkan kebakaran di area terbuka atau outdoor mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung, Soni Bakhtiyar, mengatakan peningkatan sekitar 20 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Kebakaran dipicu oleh kelalaian manusia, salah satunya kebiasaan membakar sampah di lahan terbuka.
Selain berpotensi memicu api merambat ke lahan maupun permukiman, pembakaran sampah juga berbahaya karena dapat memicu ledakan api akibat gas metana yang dihasilkan dari tumpukan sampah.
Masyarakat diimbau mengelola sampah dengan cara yang lebih ramah lingkungan, seperti didaur ulang atau dimanfaatkan kembali menjadi produk bernilai ekonomis.
Langkah sederhana ini dinilai mampu menekan risiko kebakaran selama musim kemarau sekaligus menjaga kualitas lingkungan.
Untuk mengantisipasi kebakaran saat puncak musim kemarau, kita sudah bersama dengan Kepala Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kota Bandung, Soni Bakhtiyar.
Baca Juga: Pasca-Kebakaran 50 Rumah di Makassar, Warga Kembali ke Lokasi untuk Selamatkan Barang Berharga
#kebakaran #kemarau #damkar #bandung
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- noads
- damkar
- damkarmatan bandung
- kebakaran
- puncak kemarau
- antisipasi kebakaran






Komentar (0)