Pertamina Punya Terminal LPG Tanjung Sekong, Jaga Pasokan 40 Persen LPG Nasional

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Terminal LPG Tanjung Sekong menjadi salah satu infrastruktur strategis Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Pertamina Punya Terminal LPG Tanjung Sekong, Jaga Pasokan 40 Persen LPG Nasional. (Foto: Dok. Pertamina)

IDXChannel – Terminal LPG Tanjung Sekong menjadi salah satu infrastruktur strategis Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional. Berstatus Objek Vital Nasional, terminal ini memasok sekitar 35–40 persen kebutuhan LPG nasional dan melayani distribusi ke 63 kabupaten/kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Sumatera Selatan.

"LPG bukan sekadar komoditas energi, tetapi kebutuhan dasar yang menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat. Karena itu, keandalan pasokannya harus terus dijaga agar rumah tangga, UMKM, hingga industri dapat beraktivitas tanpa hambatan. Terminal LPG Tanjung Sekong memegang peran penting dalam menjaga ketahanan energi nasional," ujar Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan, saat melakukan Management Walkthrough di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Banten, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga:
Pertamina Geothermal (PGEO) Cetak Laba Bersih USD79,62 Juta di Semester I-2026, Naik 15,48 Persen

Terminal LPG Tanjung Sekong mulai beroperasi pada 2012 dan ditingkatkan menjadi Terminal LPG Refrigerated pada 2020. Berdiri di atas lahan seluas 12,9 hektare, terminal ini memiliki kapasitas penyimpanan mencapai 98.000 metrik ton (MT) yang didukung tiga dermaga berkapasitas 3.500–65.000 DWT. Dengan throughput lebih dari 200 ribu MT per bulan, terminal ini menjadi salah satu hub LPG terbesar di Indonesia.

Komisaris Utama meninjau langsung aspek operasional terminal, mulai dari proses penerimaan dan penyimpanan LPG, sistem distribusi, hingga penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). Ia menekankan pentingnya budaya keselamatan sebagai fondasi utama dalam menjaga keandalan operasi.

Baca Juga:
Pertamina Turunkan Harga Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026

Selain itu, Pertamina terus mendorong peningkatan efisiensi melalui digitalisasi rantai pasok, termasuk pemantauan stok secara real-time dan optimalisasi waktu sandar kapal, sehingga distribusi LPG ke berbagai wilayah dapat berlangsung lebih cepat.

Di sisi lain, Terminal LPG Tanjung Sekong terus mengembangkan inisiatif dekarbonisasi sebagai bagian dari transformasi menuju operasi yang lebih berkelanjutan, termasuk menjajaki pemanfaatan energi rendah emisi untuk mendukung kegiatan operasional.

Baca Juga:
Update Harga BBM Pertamina Hari Ini 28 Juli 2026, Cek Rinciannya

VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron menambahkan, Terminal LPG Tanjung Sekong merupakan salah satu tulang punggung distribusi LPG nasional yang beroperasi selama 24 jam untuk memastikan pasokan energi tetap tersedia bagi masyarakat.

"Operational excellence terminal ini tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga oleh disiplin operasional, penerapan HSSE, serta kesiapan seluruh pekerja dalam menjaga setiap tahapan distribusi LPG. Dari sinilah pasokan energi untuk masyarakat dapat terus terjaga," ujar Baron. (Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Harga Minyak Turun Sepekan, Juli Cetak Kenaikan Terbesar sejak Maret
• 5 jam lalu
0
thumb
Sekjen PBB Sebut Konflik Teluk Berubah Menjadi Ancaman Stabilitas Global
• 5 jam lalu
0
thumb
Prabowo: Ekonomi Tidak Bisa Dipisahkan dari Politik, Budaya, dan Agama
• 23 jam lalu
0
thumb
CBDK Raih Marketing Sales Rp231 Miliar di Semester I-2026, Capai 41 Persen Target Tahunan
• 10 jam lalu
0
thumb
IHSG Menguat 0,64 Persen dalam Sepekan, Investor Asing Net Buy Rp7,10 Triliun
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.