Jakarta (ANTARA) - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna Budisatrio Djiwandono hadir membuka kegiatan Training of Trainers (ToT) sekaligus retret Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT).
Dalam rilis yang disiarkan oleh Kementerian Sosial di Jakarta pada Sabtu, kegiatan yang berlangsung hingga 2 Agustus itu menjadi ajang penguatan kapasitas, penyamaan visi organisasi, sekaligus membangun soliditas pengurus dari tingkat pusat hingga daerah.
Kegiatan juga akan diisi dengan bakti sosial dengan menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa SDN Karangtengah 5, Kecamatan Babakan Madang, serta mendistribusikan air bersih kepada warga di sekitar lokasi.
Ketua Panitia Agus Maimun mengatakan retret dirancang untuk menyamakan langkah dan arah gerak seluruh pengurus Karang Taruna.
Selain pembekalan mengenai organisasi, peserta juga akan mengikuti outbound sebagai bagian dari penguatan kebersamaan antarpengurus.
Baca juga: Kemensos paparkan 9 hak konsesi bagi disabilitas sesuai PP 31/2026
"Ujung dari retret ini adalah bagaimana seluruh pengurus menyatu sehingga memiliki gerak dan langkah yang sama dalam menjalankan organisasi," ujar Agus.
Retret diikuti 107 pengurus nasional serta 18 pengurus Karang Taruna tingkat provinsi.
Selama tiga hari, peserta memperoleh materi dari sejumlah narasumber lintas kementerian guna memperkuat kapasitas kepemimpinan dan pengelolaan organisasi.
Gus Ipul yang hadir membuka kegiatan tersebut mengapresiasi langkah Pengurus Nasional Karang Taruna dalam membangun konsolidasi organisasi secara sistematis.
Menurutnya, retret dan Training of Trainers menjadi langkah strategis untuk memperkuat kepemimpinan organisasi hingga ke daerah.
Baca juga: Kemensos-BNPT kuatkan rehabilitasi sosial dalam program deradikalisasi
"Kegiatan retret atau Training of Trainers ini nanti akan menjadi komandan, kompas, dan pemimpin daripada gerakan konsolidasi secara nasional," kata Gus Ipul.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna Budisatrio Djiwandono mengatakan retret menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia Karang Taruna.
Ia berharap seluruh peserta membawa semangat baru untuk mengembangkan organisasi dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat di daerah masing-masing.
"Kami berharap setelah kembali ke daerah, teman-teman membawa semangat baru dan mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat," ujar Budisatrio.
Baca juga: Kemensos-Kemendukbangga siap perkuat mental murid Sekolah Rakyat
Dalam rilis yang disiarkan oleh Kementerian Sosial di Jakarta pada Sabtu, kegiatan yang berlangsung hingga 2 Agustus itu menjadi ajang penguatan kapasitas, penyamaan visi organisasi, sekaligus membangun soliditas pengurus dari tingkat pusat hingga daerah.
Kegiatan juga akan diisi dengan bakti sosial dengan menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa SDN Karangtengah 5, Kecamatan Babakan Madang, serta mendistribusikan air bersih kepada warga di sekitar lokasi.
Ketua Panitia Agus Maimun mengatakan retret dirancang untuk menyamakan langkah dan arah gerak seluruh pengurus Karang Taruna.
Selain pembekalan mengenai organisasi, peserta juga akan mengikuti outbound sebagai bagian dari penguatan kebersamaan antarpengurus.
Baca juga: Kemensos paparkan 9 hak konsesi bagi disabilitas sesuai PP 31/2026
"Ujung dari retret ini adalah bagaimana seluruh pengurus menyatu sehingga memiliki gerak dan langkah yang sama dalam menjalankan organisasi," ujar Agus.
Retret diikuti 107 pengurus nasional serta 18 pengurus Karang Taruna tingkat provinsi.
Selama tiga hari, peserta memperoleh materi dari sejumlah narasumber lintas kementerian guna memperkuat kapasitas kepemimpinan dan pengelolaan organisasi.
Gus Ipul yang hadir membuka kegiatan tersebut mengapresiasi langkah Pengurus Nasional Karang Taruna dalam membangun konsolidasi organisasi secara sistematis.
Menurutnya, retret dan Training of Trainers menjadi langkah strategis untuk memperkuat kepemimpinan organisasi hingga ke daerah.
Baca juga: Kemensos-BNPT kuatkan rehabilitasi sosial dalam program deradikalisasi
"Kegiatan retret atau Training of Trainers ini nanti akan menjadi komandan, kompas, dan pemimpin daripada gerakan konsolidasi secara nasional," kata Gus Ipul.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna Budisatrio Djiwandono mengatakan retret menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia Karang Taruna.
Ia berharap seluruh peserta membawa semangat baru untuk mengembangkan organisasi dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat di daerah masing-masing.
"Kami berharap setelah kembali ke daerah, teman-teman membawa semangat baru dan mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat," ujar Budisatrio.
Baca juga: Kemensos-Kemendukbangga siap perkuat mental murid Sekolah Rakyat






Komentar (0)