HARIAN.FAJAR.CO.ID, PANGKEP- Keberhasilan AKBP Muh Husni Ramli membangun budaya komunikasi yang terbuka antara Polres Pangkep dan insan pers mendapat apresiasi dari kalangan insan pers.
Selama menjabat sebagai Kapolres Pangkep, ia dinilai berhasil menghadirkan pola komunikasi yang responsif, transparan, dan memudahkan wartawan memperoleh informasi, terutama dalam proses konfirmasi penanganan perkara di wilayah hukum Polres Pangkep.
Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pangkep, Sakinah Fitrianti B. Menurutnya, keterbukaan informasi yang diterapkan selama kepemimpinan AKBP Muh Husni Ramli menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kerja jurnalistik yang profesional.
“Komunikasi yang terbangun dengan baik antara kepolisian dan media turut memastikan informasi yang diterima masyarakat tetap akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.
Sakinah, yang merupakan Doktor di bidang Ilmu Komunikasi sekaligus pemegang Sertifikat Wartawan Utama dari Dewan Pers, menilai kemudahan akses komunikasi yang diberikan Kapolres Pangkep merupakan implementasi nyata prinsip keterbukaan informasi publik. Menurutnya, sikap terbuka terhadap kebutuhan konfirmasi media mencerminkan komitmen institusi kepolisian dalam menjalankan transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat.
“Bapak Kapolres Pangkep, Pak Husni, selalu memudahkan akses komunikasi ketika kami membutuhkan konfirmasi terkait penanganan kasus di wilayah hukum Polres Pangkep. Tentunya, hal ini merupakan bentuk keterbukaan informasi dan transparansi dalam penanganan setiap kasus, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat dan berimbang,” paparnya.
Ia berharap budaya komunikasi yang terbuka antara kepolisian dan media dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari pelayanan publik yang profesional, meski pergantian Kapolres Pangkep telah dilakukan dan kini dijabat oleh AKBP Aditya Pradana secara resmi melalui Sertijab kemarin.
“Tentunya kita berharap, budaya komunikasi terbuka terhadap insan pers ini bisa terus dipertahankan meski terjadi pergantian Kapolres, sebab pentingnya sinergi yang baik antara aparat penegak hukum dan insan pers tidak hanya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, tetapi juga memastikan hak publik untuk memperoleh informasi yang benar, transparan, dan berkualitas tetap terpenuhi,” tambahnya, Sabtu, 1 Agustus. (fit)





Komentar (0)