Gelombang Panas di Eropa, Hungaria Akan Menutup Pembangkit Nuklir

detik.com
11 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir Hungaria akan ditutup pekan depan akibat rendahnya permukaan air Sungai Danube. Perdana Menteri Peter Magyar mengatakan Eropa Tengah menghadapi gelombang panas terbaru dari serangkaian cuaca ekstrem.

Dilansir AFP, Pembangkit nuklir di Paks, sebelah selatan Budapest, memasok sekitar 40 persen kebutuhan listrik tahunan Hungaria.

Operator pembangkit tersebut, yang memiliki empat reaktor dengan teknologi era Uni Soviet dan menggunakan air dari Sungai Danube sebagai pendingin, sebelumnya memperingatkan bahwa penghentian operasi "tidak dapat dihindari".

"Menurut perhitungan saat ini... hal ini dapat terjadi pada Selasa atau Rabu," kata Magyar dalam konferensi pers di lokasi pembangkit. Pembangkit tersebut telah mengurangi produksinya dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga: Korban Tewas Akibat Gelombang Panas di Jerman Hampir 10.000 Jiwa

Permukaan Sungai Danube turun hingga mencapai rekor terendah di beberapa wilayah akibat minimnya curah hujan berkepanjangan dan gelombang panas berturut-turut sejak Mei.

Rumania sebelumnya telah mematikan salah satu reaktor nuklirnya karena alasan yang sama dan mengumumkan akan menutup reaktor kedua.

Penghentian pembangkit tersebut menjadi salah satu dampak dari periode cuaca panas yang telah memecahkan rekor. Sejumlah negara mengambil langkah untuk mengurangi risiko kebakaran serta mengurangi tekanan terhadap jaringan air dan energi.




(aik/aik)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sudah “Mantab”, Kini Masyarakat Tambah “Matang” alias "Makan Utang"
• 21 jam lalu
0
thumb
Motif Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya Terungkap, Keluarga Tak Restui Hubunganln
• 16 jam lalu
0
thumb
Akhir pekan di Jakarta, JSD Blok M Fest hingga Pameran Oesman Effendi
• 8 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini 1 Agustus 2026 Ambles Rp20.000, Buyback Ikut Turun Jadi Rp2,368 Juta
• 5 jam lalu
0
thumb
Mahasiswa Unhas Buat Inovasi Pertanian dan Edukasi Literasi di Jeneponto
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.