Mahasiswa Unhas Buat Inovasi Pertanian dan Edukasi Literasi di Jeneponto

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JENEPONTO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dari Universitas Hasanuddin mengambil langkah strategis dalam memperkuat budaya literasi dan mendukung sektor pertanian di Kabupaten Jeneponto dan Bangkala Barat melalui berbagai program inovatif yang aplikatif dan berdampak luas.

Pada Senin, 20 Juli 2026, mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 menggelar program “Dari Buku Menjadi Cerita” di SMP Negeri 1 Bangkala Barat yang diikuti oleh siswa kelas VII. Program ini bertujuan menumbuhkan budaya literasi sekaligus meningkatkan kemampuan menulis kreatif siswa melalui kegiatan membaca dan menulis cerita berbasis buku bacaan.

Alfira Hairunnisa, mahasiswa Sastra Indonesia angkatan 2023, menjelaskan bahwa kegiatan ini mengajak siswa untuk tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu mengolah ide menjadi tulisan yang kreatif.

“Dengan pelaksanaan kegiatan ini, kami ingin mengajak siswa untuk melihat bahwa membaca bukanlah akhir dari proses belajar. Dari sebuah buku, mereka dapat melahirkan cerita baru yang mencerminkan kreativitas, pemahaman, serta cara pandang mereka terhadap berbagai persoalan,” jelas Alfira.

Dalam pelaksanaannya, siswa aktif mengikuti berbagai tahapan mulai dari mendengarkan cerita, mencatat poin penting, mengikuti kuis interaktif, hingga memilih buku bacaan sebagai sumber inspirasi menulis cerita yang kemudian dikumpulkan sebagai bagian dari tugas program.

Inovasi Penyiraman Tanaman

Sementara itu, di Desa Lebang Manai, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani yang menghadapi kendala dalam penyiraman tanaman secara manual. Proses yang memakan waktu lama dan tenaga besar serta penggunaan air yang belum efisien menjadi tantangan utama.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN memperkenalkan inovasi pemanfaatan alat steam sebagai alternatif penyiraman tanaman. Inovasi ini diharapkan dapat membantu petani melakukan penyiraman dengan lebih mudah, menghemat tenaga dan waktu, serta meningkatkan efisiensi penggunaan air.

Penggunaan alat steam juga menjadi contoh penerapan teknologi sederhana yang mendukung produktivitas pertanian masyarakat secara lebih optimal dan ramah lingkungan.

Seminar Program Kerja

Di Desa Tarowang, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, mahasiswa KKN-T Inovasi Pertanian Gelombang 116 Universitas Hasanuddin mengadakan seminar program kerja pada Kamis, 16 Juli 2026, yang menjadi langkah awal memperkenalkan berbagai program pengabdian kepada pemerintah desa dan masyarakat setempat.

Seminar ini dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Tarowang, Saharuddin Sila, yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa dan semangat baru yang dibawa untuk pembangunan desa, khususnya sektor pertanian.

“Terima kasih untuk adik-adik KKN Tematik Unhas. Untuk bapak ibu sekalian, hadirnya anak-anak mahasiswa KKN di kampung kita menandakan bahwa kita bukan desa biasa, sebab yang hadir di kampung kita adalah mahasiswa terbaik dari kampus terbaik di Indonesia Timur,” ujar Saharuddin Sila.

Mahasiswa memaparkan program utama yaitu Pelatihan Budidaya Tanaman Indigofera sebagai alternatif pakan ternak dan perbaikan tanah kering, serta enam program pendukung yang meliputi sosialisasi pembuatan kompos, pupuk organik cair, media tanam organik, pelatihan pembukuan keuangan usaha tani, pembuatan pakan alternatif silase, dan penguatan kapasitas kelompok tani melalui pemanfaatan BUMDes.

Koordinator Desa KKN-T Inovasi Pertanian, Ahmaddin Palamba, menyampaikan rasa syukur atas sambutan hangat masyarakat dan berharap program kerja dapat memberikan dampak signifikan bagi kemajuan pertanian Desa Tarowang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Tarowang yang telah menerima kami dengan penuh suka cita. Besar harapan kami agar seluruh program kerja yang kami laksanakan mampu memberikan dampak yang signifikan bagi kemajuan sektor pertanian di Desa Tarowang. Kami percaya bahwa melalui kerja sama yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, berbagai program ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan. Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan sambutan yang telah diberikan kepada kami,” tutur Ahmaddin Palamba. (*)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Erick Thohir Dukung Infantino soal Pembentukan FIFA Forward Enterprise
• 17 jam lalu
0
thumb
Diminta Presiden Korsel Buka Dialog ke Korut, Prabowo: Saya Berangkat
• 22 jam lalu
0
thumb
Ada Doa Kebangsaan di Monas Besok, Cek Aturan Peserta
• 23 jam lalu
0
thumb
Polisi Hubungi Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Pengakuannya Jadi Kunci Ada atau Tidak Penculikan
• 2 jam lalu
0
thumb
Prabowo Sebut Perut Lapar Jadi Persoalan Mendasar Bangsa Indonesia
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.