Pramono Minta Pagar Mal Jakarta Ditinggikan Dibongkar: Khawatir Berlebihan Tak Baik

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pagar-pagar sejumlah mal dan perkantoran di Jakarta yang ditinggikan dibongkar.

Pramono mengakui sudah mengamati adanya sejumlah mal dan perkantoran memasang pagar-pagar tinggi di sekeliling bangunan.

Menurut dia, pemasangan pagar tersebut kemungkinan dipicu kekhawatiran terhadap situasi keamanan.

"Mungkin bagian dari kekhawatiran. Tetapi nanti pada saatnya pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali," ucap Pramono di Blok M Hub, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026).

Baca juga: Kata Pemerintah soal Mal-mal Besar Tiba-tiba Dipasangi Pagar Tinggi

Menurut dia, kekhawatiran pihak pengelola mal atau kantor terlalu berlebihan pada Agustus 2026.

"Karena kekhawatiran yang berlebihan juga tidak baik," jelas dia.

Pramono mengatakan kemungkinan pemasangan pagar tersebut berkaitan dengan situasi demo Agustus 2025 lalu. Namun kondisi demo Agustus diyakini tidak akan terulang pada tahun ini.

"Ya kekhawatiran seperti bulan Agustus tahun lalu, tapi mudah-mudahan enggak. Saya yakin enggak, saya yakin enggak," ungkap dia.

Ia juga menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama aparat keamanan akan menjaga kondisi Ibu Kota agar tetap aman dan kondusif.

Baca juga: Pagar Gedung Blok M Plaza Jaksel Diperbaiki, Termasuk Area Lobi

"Mudah-mudahan Jakarta selalu aman, nyaman, dan membuat kegembiraan bagi siapa pun yang ada untuk menikmati Jakarta seperti hari ini kita semua menikmati Blok M," ujar dia.

Sebelumnya, aktivitas perbaikan pagar dilakukan di Gedung Blok M Plaza, Jakarta Selatan. Pagar tersebut terlihat lebih tinggi dari sebelumnya, salah satunya terlihat di depan Lobby Timur Blok M Plaza.

Salah satu pengunjung Mal, Maurine (33), bertanya-tanya kenapa banyak gedung yang mulai meninggikan pagar. Salah satunya di Blok M Plaza ini.

"Awalnya saya tau dari medsos ya, katanya pagar gedung-gedung, mal di Jakarta, pada ditinggiin. Saya juga bertanya-tanya itu kenapa?" kata Maurine kepada Kompas.com.

Baca juga: Warga Ciangir Ngadu ke Pramono dan Andra Soni, Sebut Rumah Keluarganya Retak Imbas Proyek

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Namun demikian, Maurine mengaku tidak mau mengambil pusing. Wanita karir ini mengaku hanya penasaran apa yang sebenarnya terjadi.

"Cuma penasaran aja, kenapa pada ditinggii? Kan saya juga penasaran ya," ungkap dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polri Tangkap Buronan TPPO WNI ke Kamboja, Ini Kronologinya
• 10 jam lalu
0
thumb
Kepala BSKDN Ajak Bantul Bangun Ekosistem Inovasi dari Sekolah hingga Perguruan Tinggi
• 3 menit lalu
0
thumb
Komisi IV Minta Pemda-BNPB Mitigasi Kekeringan: Perbaikan Irigasi-Pompanisasi
• 11 jam lalu
0
thumb
Empat Orang Diamankan Dalam Kasus Pencurian di Gardu PLN, Kerugian Ditaksir Rp3 miliar
• 15 jam lalu
0
thumb
Kirim Chat ke Nomor Tak Disimpan, Akun WhatsApp Diancam Terblokir
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.