Siapa Wanita yang Ada di Video Penggerebekan Rumah Dinas Diduga Pejabat Lapas? Ini Pengakuannya

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Sebuah video penggerebekan di rumah dinas seorang pejabat pemasyarakatan viral di media sosial. Rumah tersebut diduga merupakan rumah dinas Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) di Waingapu. 

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, penggerebekan dilakukan karena adanya dugaan pasangan yang bukan suami istri tinggal bersama atau kumpul kebo di rumah dinas milik negara tersebut.

Baca Juga :
Viral Video Penggerebekan Rumah Dinas Diduga Pejabat Lapas, Ditemukan Perempuan Muda Bukan Keluarga
Rumah Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu Digeledah KPK, Ini yang Diangkut

Dalam video yang diunggah akun Instagram @times_goesby88, sejumlah petugas terlihat mengetuk pintu salah satu kamar. Tak lama kemudian, seorang perempuan membukakan pintu. Petugas selanjutnya meminta keterangan terkait alasan perempuan tersebut berada di dalam kamar rumah dinas itu.

Petugas juga sempat menanyakan hubungan perempuan muda tersebut dengan pejabat yang dimaksudkan.

"Bukan istrinya xxx bukan? Kalau ibu kooperatif, kita bisa selesaikan secara kekeluargan. Kalau tidak bersedia kita akan viralkan dan kita akan proses. Bukan istrinya xxx kan?," tanya seorang petugas.

Wanita tersebut mengaku bahwa dirinya bukanlah istri dari kalapas yang dimaksudkan petugas. Petugas kemudian kembali menggali keterangan terkait status pernikahan kalapas tersebut.

"Selama ini tau pak xxx punya istri?," tanya petugas.

"Tau," kata wanita tersebut.

Petugas kemudian kembali menanyakan hubungan perempuan tersebut dengan pejabat itu.

"Ada hubungan keluarga? tanya petugas Kembali.

"kayak adek angkat gitu. Dia angkat aku sebagai adiknya," kata perempuan itu.

Petugas kemudian kembali mendalami hubungan perempuan tersebut dengan pejabat yang dimaksud. Mereka juga mempertanyakan alasan perempuan itu berada di kamar pejabat tersebut.

"Kamu kan tidur di kamar tanpa hubungan. Tidak ada hubungan keluarga kan? Hanya menganggap adik-kakak kan? Tapi wajar tidak tidur dengan beliau?," tanya petugas lainnya.

Petugas lain kemudian meminta perempuan tersebut untuk memberikan keterangan secara jujur terkait dugaan keberadaan dirinya di kamar tersebut.

"Jujur saja, tidur dengan kalapas di sini? Ini kamar kalapas. Kau jujur saja, kalau kamu tidak kooperatif kita bisa proses nanti. Kamu tidur sama-sama dengan Kapalas di kamar ini kan?," timpal petugas lainnya.

Petugas kemudian menyisir kamar pejabat yang dimaksud. Sejumlah petugas juga sempat menanyakan kepada asisten rumah tangga yang ada di rumah tersebut. Asisten pria tersebut juga membenarkan bahwa perempuan tersebut berada di rumah itu. 

Baca Juga :
Polda Sumsel Sikat Sindikat Tambang Ilegal, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp95,9 M
Bukan Tenggelam! Kompolnas Sebut 3 Polisi Gugur Saat Penggerebekan Bandar Sabu di Kalteng Dibunuh
Gugur Saat Gerebek Bandar Sabu di Kalteng, Aipda Yudhie Naik Pangkat Luar Biasa

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kritik Praktik Survei Politik, Muslim Arbi Sebut Transparansi Jadi Kunci
• 2 menit lalu
0
thumb
KPK evaluasi sistem internal usai ungkap kasus Bupati Pemalang
• 15 jam lalu
0
thumb
Putusan MK: Dana Pendidikan Tak Boleh Dialihkan ke MBG
• 21 jam lalu
0
thumb
Universitas Republik Indonesia: Antara Ekspektasi, Eksistensi, dan Problematika
• 10 jam lalu
0
thumb
Pasar Jaya Bangun Gerakan Jakarta Tanpa Plastik Sekali Pakai demi Kurangi Sampah
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.