Zulhas: PSN Tambak Udang Waingapu dapat serap 7.000 pekerja

antaranews.com
12 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan Proyek Strategis Nasional (PSN) Integrated Shrimp Farming (ISF) Waingapu di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, mampu menyerap sekitar 7.000 tenaga kerja dan menghasilkan 52.000 ton udang per tahun.

"Pengembangan kawasan budi daya udang terintegrasi tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di wilayah timur Indonesia," kata Zulhas dalam keterangan diterima di Jakarta, Jumat.

Ia menyebut nilai produksi dari kawasan budi daya udang terintegrasi tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp4 triliun per tahun.

Menko Pangan menjelaskan kawasan ISF Waingapu dikembangkan di atas lahan sekitar 2.150 hektare dengan dukungan investasi pemerintah sebesar Rp7,2 triliun.

Pengembangan dilakukan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir, meliputi klaster budi daya, instalasi pengolahan air limbah, tandon, kawasan penghijauan, serta industri pendukung yang juga melibatkan investasi swasta.

Menurut Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan, kebutuhan sekitar 7.000 pekerja mencakup berbagai mata rantai usaha, mulai dari penyediaan pakan dan benih, kegiatan budi daya, hingga pengolahan hasil perikanan.

Baca juga: Menko Pangan: Presiden dorong swasembada protein dari tambak

Baca juga: Menko Zulhas jamin kopdes tak akan matikan warung warga

"Manfaat proyek ini tidak hanya diukur dari peningkatan produksi udang nasional, tetapi juga dari dampaknya terhadap penciptaan lapangan kerja," ucap Zulhas.

Pemerintah saat ini mempercepat pembangunan klaster tambak, jalan kawasan dan jalan klaster, saluran irigasi, serta berbagai fasilitas pendukung sebelum kegiatan produksi dimulai.

Selain pembangunan fisik, proses perekrutan sekitar 3.000 tenaga kerja lokal juga telah berjalan. Para calon pekerja akan mengikuti pelatihan untuk mempersiapkan kebutuhan operasional kawasan.

Kemenko Pangan mengatakan terus mengoordinasikan kementerian dan lembaga terkait untuk menyelesaikan kebutuhan proyek serta menangani berbagai hambatan dalam pelaksanaannya.

Lebih lanjut, Pemerintah menargetkan PSN ISF Waingapu mulai beroperasi pada 2028.

Setelah beroperasi penuh, kawasan tersebut diharapkan meningkatkan produksi udang nasional, memperkuat industri pengolahan perikanan, serta menciptakan pendapatan baru bagi masyarakat Sumba Timur.

Pengembangan kawasan secara terpadu juga diharapkan membentuk rantai pasok udang yang lebih efisien, mulai dari penyediaan sarana produksi hingga pengolahan dan pemasaran hasil budi daya.

"Pemerintah menargetkan PSN ISF Waingapu mulai beroperasi pada 2028 sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sumba Timur," ungkap Zulhas.

Baca juga: Hadapi proteksionisme global, Zulhas pastikan stok pangan surplus

Baca juga: Zulhas pastikan stok pangan aman hadapi musim kemarau


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Targetkan Pembangunan 35 Ribu Kopdes Rampung 2-3 Minggu ke Depan
• 7 jam lalu
0
thumb
Hamas Ungkap Detail Kesepakatan dengan Dewan Perdamaian Gaza, Minta Jaminan Kepatuhan Israel
• 3 jam lalu
0
thumb
Rusia anggarkan 3 miliar dolar AS kembangkan industri penerbangan
• 4 jam lalu
0
thumb
BPBD Sebut Belum Ada Wilayah di Kota Tangerang yang Alami Kekeringan
• 23 jam lalu
0
thumb
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Sore Ini, Abu Tebal Menjulang 700 Meter
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.