Jajansepuluhribu Fasilitasi Penjualan 73 Ribu Produk UMKM

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Startup fasilitator transaksi dan penjualan produk UMKM, Jajansepuluhribu, mencatat telah memfasilitasi penjualan sekitar 73 ribu produk UMKM dalam waktu kurang dari satu bulan sejak resmi diluncurkan pada 22 Juni 2026.

Capaian tersebut menjadi modal perusahaan untuk memperluas jaringan distribusi sekaligus mendorong peningkatan pendapatan pelaku usaha mikro di Makassar dan sekitarnya.

Chief Executive Officer (CEO) Jajansepuluhribu, Yama, mengatakan platform yang berada di bawah pendampingan Inkubator Bisnis Kota Makassar dan Dinas Koperasi Kota Makassar itu dibangun untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan pasar yang lebih luas melalui sistem distribusi yang terintegrasi.

“Selain mendorong pertumbuhan UMKM, kami juga membuka lapangan kerja, baik dari sisi tim kami maupun UMKM untuk membantu proses produksi. Gerakan ini juga mendorong sentralisasi kuliner yang terstandarisasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Yama, Jumat, 31 Juli 2026.

Ia membeberkan hingga kini Jajansepuluhribu telah menggandeng ratusan pelaku UMKM dengan beragam produk, mulai dari aneka nasi dan lauk, puding, jus, dessert, pastry hingga makanan tradisional.

Seluruh produk yang dipasarkan harus memenuhi standar kualitas, menggunakan kemasan tertutup, memenuhi ketentuan halal, serta bebas dari bahan berbahaya.

Yama menegaskan seluruh proses bergabung ke dalam jaringan Jajansepuluhribu tidak dipungut biaya alias gratis.

Perusahaan menerapkan sistem konsinyasi sehingga pelaku UMKM tidak dibebani biaya pendaftaran maupun biaya penayangan produk.

“Ini gratis. Tidak ada biaya pendaftaran atau listing fee. Sistem yang kami jalankan adalah konsinyasi produk dengan dukungan berbagai pihak mulai dari korporasi, instansi, hingga institusi,” katanya.

Sementara itu, Market Development Manager Jajansepuluhribu, Alkaisar, menjelaskan pelaku UMKM yang ingin bergabung cukup mendaftarkan produknya melalui situs www.jajansepuluhribu.id.

Selanjutnya, produk akan melalui tahapan kurasi, pelatihan penggunaan aplikasi, hingga penerbitan barcode transaksi untuk setiap varian produk sebelum dipasarkan melalui jaringan tenant perusahaan.

“Prosesnya dimulai dari pendaftaran melalui website, kemudian dijadwalkan kurasi produk, dilanjutkan training penggunaan aplikasi untuk memantau data penjualan. Setelah lolos kurasi, UMKM didaftarkan dalam sistem untuk penerbitan barcode transaksi per varian produk hingga siap dijual melalui seluruh jaringan distribusi kami,” jelasnya.

Ia mengatakan, saat ini ratusan UMKM telah mendaftar secara mandiri melalui media sosial maupun sistem perusahaan. Pelaku usaha yang baru bergabung rata-rata mampu menjual sedikitnya 30 produk per hari.

Sementara UMKM yang telah memasok ke beberapa cabang dapat mencatat penjualan hingga 150 produk per hari atau omzet sekitar Rp1,5 juta per hari. Dengan margin keuntungan 30 hingga 40 persen, laba yang diperoleh diperkirakan mencapai Rp400 ribu hingga Rp600 ribu setiap hari.

Selain memperluas akses pasar bagi UMKM, Jajansepuluhribu juga membuka peluang kerja baru. Perusahaan saat ini didukung lebih dari 25 orang dari berbagai latar belakang profesi, termasuk tenaga kerja paruh waktu, dan terus membuka kesempatan kerja seiring bertambahnya jaringan distribusi.

Pada Agustus mendatang, Jajansepuluhribu menargetkan pembukaan hingga 15 cabang baru di Makassar dan Gowa.

Perusahaan juga mulai menyiapkan ekspansi ke sejumlah provinsi di kawasan Indonesia Timur sebagai bagian dari upaya memperluas pemasaran produk UMKM lokal. Bagi pelaku usaha yang ingin bergabung, informasi pendaftaran dapat diperoleh melalui www.jajansepuluhribu.id atau menghubungi 085111490010. (an)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Oegroseno Bantah Ada Aliran Dana di Kasus Lahan Sepolwan, Klaim Tolak Rp 1 M
• 14 jam lalu
0
thumb
DEBAT! Dikritik Hanya Pressure Group, Feri Amsari: Kabinet Bayangan Awasi Kinerja Menteri | ROSI
• 9 jam lalu
0
thumb
Hati-Hati! Gejala Seperti Ini Jadi Tanda Perlunya Alat Pacu Jantung
• 12 jam lalu
0
thumb
Menteri Transmigrasi: Kolaborasi Pusat-Daerah Kunci Percepatan Pembangunan Kawasan Transmigrasi
• 22 jam lalu
0
thumb
Kemenbud Ajak Anak Muda Manfaatkan AI untuk Lestarikan Budaya Indonesia
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.