Tanggapi Survei Kepuasan Publik SMRC, Pemerintah: Kami Tidak Mengejar Angka Survei

eranasional.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM – Pemerintah menegaskan bahwa seluruh kebijakan dan program yang dijalankan tidak bertujuan untuk mengejar tingginya tingkat kepuasan publik dalam survei.

Fokus utama pemerintah, menurut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, adalah memastikan setiap program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Prasetyo saat dimintai tanggapan mengenai hasil survei terbaru Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) yang mengukur tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah.

“Sedari awal, selalu kita sampaikan bahwa kita bekerja bukan dalam rangka mencari (hasil) survei ya, dan kita meyakini apa yang kita kerjakan, program yang diputuskan oleh Bapak Presiden, program yang sekarang dikerjakan oleh seluruh kementerian dan lembaga, kami meyakini itu memang semua berorientasi untuk kepentingan masyarakat,” ujar Prasetyo kepada wartawan dalam perjalanan darat dari Batang, Jawa Tengah, menuju Jakarta, Kamis (30/7/2026) malam.

Ia menjelaskan, berbagai program yang saat ini dijalankan merupakan implementasi dari janji kampanye Presiden Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2024.

Karena itu, pemerintah tetap memprioritaskan realisasi program-program tersebut dibandingkan mengejar penilaian dalam survei.

“Kami tidak pernah melihat atau bekerja untuk mengejar sebuah survei, tetapi dari yang kita kerjakan, kita yakin rakyat akan bisa menerima semua yang kita jalankan sebagai janji kampanye, sebagai cita-cita kita bersama sebagai bangsa dan negara yang ingin maju, ingin sejahtera, mandiri dalam berbagai bidang, di antaranya pangan, kemudian energi, industrialisasi kita kejar, hilirisasi kita kejar,” kata Prasetyo, seperti dikutip dari Antara.

Sementara itu, survei SMRC yang dipublikasikan pada pekan terakhir Juli 2026 mencatat tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah berada di angka 51,1 persen. Survei tersebut dilaksanakan pada 5 hingga 19 Juli 2026.

Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani mengungkapkan, sebanyak 4,8 persen dari total 749 responden menyatakan sangat puas terhadap kinerja pemerintah. Adapun 46,3 persen responden lainnya mengaku cukup puas.

Dalam survei tersebut, responden dipilih secara acak dari warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara via telepon terhadap 83,8 persen responden, sedangkan 16,2 persen lainnya diwawancarai secara langsung. Survei ini memiliki margin of error sekitar 3,7 persen. []


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sejumlah Wilayah di Kabupaten Bandung Krisis Air Bersih Akibat Kemarau
• 4 jam lalu
0
thumb
Debat soal Koperasi Merah Putih hingga MBG, Feri Amsari: Yang Untung Tetap Segelintir Orang | ROSI
• 6 jam lalu
0
thumb
Militer Brasil Uji Kesiapan Tempur Lewat Latihan Membeca 2026
• 15 jam lalu
0
thumb
Kami Sudah Lelah Kesulitan Air, Pak!
• 4 jam lalu
0
thumb
Irak sebut serbuan AS-Arab Saudi ke pasukan paramiliter sebagai agresi
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.