Migran Coba Berenang dari Maroko ke Ceuta, Spanyol, 15 Ditemukan Tewas

metrotvnews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Madrid: Ceuta, yang merupakan wilayah koloni Spanyol yang berada di Afrika Utara kedatangan imigran melebihi 1.500 orang dalam lebih dari seminggu.

Kasus terbaru yang terjadi Kamis 30 Juli 2026, menunjukkan 15 orang migran yang berupaya masuk ke Ceuta ditemukan tidak bernyawa.

“Setidaknya 15 orang meninggal pada hari Kamis selama gelombang migrasi, menambah total 60 migran yang telah meninggal saat mencoba menyeberang ke kota itu dalam beberapa bulan terakhir,” ucap keterangan delegasi Pemerintah Spanyol di Ceuta, seperti dikutip dari Sky News, Jumat, 31 Juli 2026.

Mereka tidak memberikan detail tentang keadaan kematian tersebut, tetapi jenazah terlihat mengambang di air. “Puluhan orang telah meninggal tahun ini saat mencoba mencapai Ceuta,” menurut otoritas setempat.

Sekitar 1.500 migran mencapai kota itu dengan berenang dari Maroko selama seminggu terakhir, menurut kepala pemerintahan regional Ceuta, Juan Jesus Vivas.

Pemandangan orang-orang yang berdesak-desakan menyeberangi perbatasan mengingatkan pada krisis perbatasan Mei 2021 ketika lebih dari 8.000 migran membanjiri Ceuta hanya dalam dua hari.

Saat migran Maroko dan Aljazair mencoba mencapai Ceuta dengan berenang, sebagian besar dilaporkan dicegat oleh kapal patroli Maroko pada Rabu 29 Juli 2026.

Layanan Penyelamatan Maritim Spanyol dan Palang Merah Spanyol menyelamatkan 117 orang dari air, sementara Garda Sipil membantu sekitar 200 orang lainnya dengan kapal patroli.

Karena jumlah pastinya belum dikonfirmasi secara resmi, sebagian besar migran dilaporkan adalah orang dewasa muda berusia 18-30 tahun, bersama dengan banyak anak di bawah umur.

Penemuan tersebut meningkatkan jumlah korban tewas di sepanjang garis pantai Ceuta hingga saat ini menjadi 29 orang, termasuk 10 mayat yang ditemukan pada Juli, enam di antaranya sejak gelombang migrasi terbaru dimulai pada hari Sabtu.

Pihak berwenang setempat melaporkan bahwa lebih dari 1.500 orang telah memasuki Ceuta dengan berenang hanya dalam waktu lebih dari seminggu.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
7 Tradisi Unik Perayaan Hari Kemerdekaan di Berbagai Negara
• 23 jam lalu
0
thumb
Ciri Hubungan yang Terjebak Love Bombing
• 2 jam lalu
0
thumb
MDIY Kantongi Kantongi Pendapatan Rp4,6 Triliun, Laba Tumbuh 16,4 Persen
• 21 jam lalu
0
thumb
Kabel Semrawut di Jalan Protokol Bandar Lampung Ditertibkan
• 16 jam lalu
0
thumb
Ketua PCNU Landak: Kiai Marsudi Syuhud Layak Jadi Ketum PBNU
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.