VIVA – Roberto Mancini resmi kembali menukangi Timnas Italia setelah petualangannya bersama Timnas Arab Saudi berakhir lebih cepat dari yang diharapkan.
Pelatih berusia 61 tahun itu kembali dipercaya memimpin Gli Azzurri, tim yang pernah ia tangani pada periode 2018 hingga 2023.
Pada periode pertamanya, Mancini sukses mengantar Italia menjuarai Euro 2020. Namun, keberhasilan tersebut ternoda setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2022.
Usai meninggalkan negaranya, Mancini menerima tawaran menggiurkan dari Arab Saudi dengan harapan membawa The Green Falcons tampil di Piala Dunia 2026.
Namun, kiprahnya di Timur Tengah tak berjalan mulus.
Mancini beberapa kali mengeluhkan minimnya menit bermain pemain lokal di Saudi Pro League yang dipenuhi bintang-bintang asing. Situasi itu dinilai berdampak pada performa tim nasional Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Salah satu hasil yang paling disorot terjadi saat Arab Saudi menghadapi Timnas Indonesia pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Bermain di Jeddah pada 6 September 2024, Arab Saudi yang saat itu dilatih Mancini gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang 1-1 oleh skuad Garuda.
Penampilan gemilang kiper Maarten Paes menjadi salah satu faktor utama yang membuat Indonesia berhasil membawa pulang satu poin dari markas Arab Saudi.
Tak lama setelah hasil-hasil kurang memuaskan tersebut, Mancini memutuskan mengakhiri masa baktinya bersama Arab Saudi.
Di sisi lain, Timnas Italia kembali berada dalam situasi sulit setelah gagal lolos ke putaran final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) sempat memburu sejumlah pelatih top dunia seperti Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Akhirnya, FIGC memilih memanggil kembali Mancini untuk memimpin proyek kebangkitan Gli Azzurri.
Saat diperkenalkan sebagai pelatih anyar Italia, Mancini mengaku menyesali keputusannya meninggalkan tim nasional beberapa tahun lalu.
"Saya sangat menyesal. Rasanya seperti kehilangan perempuan dalam hidup Anda. Itu berarti saya pernah melakukan sesuatu yang seharusnya tidak saya lakukan," ujar Mancini.
Ia pun bertekad mengembalikan kejayaan Italia di pentas internasional. "Saya akan mencoba membawa tim nasional kembali ke tempat yang semestinya," tegasnya.






Komentar (0)