WN Amerika Promosikan Lahan 54 Are di Kintamani, Imigrasi Denpasar Selidiki

detik.com
12 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Warga Negara Asing (WNA) berinisial SR (34) mempromosikan lahan seluas 54 are di kawasan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Promosi yang dilakukan SR lewat media sosial (medsos) ramai diperbincangkan.

Dalam video yang beredar di Facebook, menampilkan aktivitas SR mempromosikan lahan di Kintamani menggunakan bahasa Inggris. Video itu disertai tulisan "54 ARE OF LAND FOR SALE IN KINTAMANI, BALI".

Baca juga: Viral Dugaan WNA di Bali Keluarkan Semua WNI dari Grup WA, Alasannya Bikin Geram

SR memperlihatkan kondisi lahan dengan latar panorama pegunungan Kintamani. Dalam narasinya, SR mengaku membutuhkan waktu hingga lima tahun untuk meyakinkan pemilik lahan agar bersedia menjual tanah tersebut.

"I drop this land over here after five years of convincing the owner to sell this beautiful, only non-developed land in the busiest streets of Kintamani," ujar SR dalam video tersebut dilansir detikBali, Kamis (30/7/2026).

SR menawarkan lahan itu kepada calon investor dan pengembang properti. Ia mengatakan penawaran baru dirilisnya hari itu.

"If you are a villa developer, hotel developer, someone that just wants to build something super unique and rare, this is the opportunity and this is just dropped today," lanjutnya.

Merespons hal tersebut, Kantor Imigrasi Denpasar memanggil SR untuk dimintai klarifikasi. Kepala Seksi Komunikasi Imigrasi Denpasar Putu Suhendra mengatakan, pemanggilan terhadap WNA asal Amerika Serikat tersebut dilakukan pada Kamis (30/7/2026).

"Hari ini yang bersangkutan baru dipanggil. Inisial SR, 34 tahun," ujar Putu Suhendra.

Namun, hingga Kamis sore, SR belum memenuhi panggilan. Putu menjelaskan pihaknya memang baru melayangkan pemanggilan pada hari yang sama sehingga masih menunggu kedatangan yang bersangkutan.

Baca selengkapnya di sini.




(dek/eva)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gelar GoSahl Roadshow di 4 Kota Besar, BPKH Limited Gandeng SAHL Group & Bank Muamalat
• 7 jam lalu
0
thumb
Foto: Prabowo Resmikan Akad Massal Rumah Subsidi di Kabupaten Batang
• 14 jam lalu
0
thumb
LHKPN Pegawai KPK yang Diduga Peras Bupati Pemalang: Hartanya Rp 761 Juta
• 3 jam lalu
0
thumb
Komplotan Ganjal ATM di Pamulang Ditangkap, Polisi: Korbannya Sudah Banyak
• 5 jam lalu
0
thumb
Jawa Tengah Terbanyak! 5 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK Sepanjang 2026, Terbaru Bupati Pemalang
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.