CGS International Sekuritas Indonesia Raih Penghargaan IDX Channel Anugerah ESG 2026

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

PT CGS International Sekuritas Indonesia (CGS ID) meraih penghargaan dalam ajang IDX Channel Anugerah ESG 2026.

PT CGS International Sekuritas Indonesia (CGS ID) meraih penghargaan dalam ajang IDX Channel Anugerah ESG 2026. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT CGS International Sekuritas Indonesia (CGS ID) meraih penghargaan dalam ajang IDX Channel Anugerah ESG 2026. Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Diketahui, IDX Channel Anugerah ESG 2026 merupakan ajang penghargaan bagi perusahaan dan tokoh inspiratif yang menunjukkan komitmen terhadap implementasi ESG. Acara ini digelar di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Rabu (29/7/2026) malam.

Baca Juga:
Dr. Rio Christiawan Dorong Edukasi ESG Lintas Generasi, dari Cerita Anak hingga Film Animasi

Director CGS International Sekuritas Indonesia, Chan Chou Hing, menyampaikan apresiasi kepada IDX Channel yang telah menginisiasi penghargaan tersebut. Menurutnya, ajang ini menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memperkuat implementasi ESG secara berkelanjutan.

"Jadi kami sangat mengapresiasi IDX Channel yang telah menyelenggarakan program ESG ini. Ya, jadi ini juga merupakan upaya berkelanjutan kami untuk menunjukkan bahwa kami menjalankan program ESG, sehingga semangat ini dapat menyebar dan semakin banyak pihak yang terus menjalankan ESG," kata Chou Hing.

Baca Juga:
Menteri LH: ESG Jadi Investasi Strategis untuk Tingkatkan Daya Saing Perusahaan

Lebih lanjut, Chou Hing menegaskan implementasi ESG di CGS ID bukan hanya menjadi tanggung jawab satu divisi, melainkan melibatkan seluruh elemen perusahaan.

"Bukan hanya satu departemen, ini sebenarnya untuk seluruh perusahaan. Kami harus memastikan semua orang dapat berpartisipasi dalam program ESG," imbuhnya.

Selain penguatan budaya ESG di internal perusahaan, CGS ID juga terus mendorong peningkatan literasi keuangan kepada masyarakat. Menurut Chou Hing, edukasi tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan agar semakin banyak masyarakat memahami pentingnya ESG.

"Kami juga berusaha memastikan bahwa nasabah kami dan membawa literasi keuangan kepada semua orang, sehingga semua orang tahu bahwa ESG adalah bagian dari tanggung jawab semua orang," ujarnya.

Terkait tantangan implementasi ESG, Chou Hing mengakui koordinasi lintas organisasi menjadi aspek yang paling penting. Sebab, keberhasilan penerapan ESG sangat bergantung pada keterlibatan seluruh karyawan dalam menjalankan program secara konsisten.

"Tantangannya seperti yang saya katakan, bukan hanya satu departemen, ini sebenarnya seluruh perusahaan. Jadi pada dasarnya semua orang berperan dalam memastikan bahwa kita melanjutkan program ESG ini, sehingga semua orang mendapatkan manfaat dalam jangka panjang," tuturnya.

Di CGS International Sekuritas Indonesia, ESG telah menjadi bagian dari strategi bisnis, bukan hanya sebagai inisiatif keberlanjutan, tetapi juga sebagai landasan dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Dari sisi Environmental, CGS secara konsisten menjalankan berbagai program pelestarian lingkungan, seperti penanaman mangrove melalui program Untuk SATU Bumi yang telah dilakukan sejak 2022. Selain itu, CGS juga terus mendorong efisiensi operasional melalui digitalisasi proses kerja untuk mengurangi penggunaan kertas, pengurangan energi, serta melakukan pengukuran dan pelaporan Greenhouse Gas (GHG) Emissions sebagai bagian dari komitmen dalam mengelola dampak lingkungan. 

“Dari sisi Social, kami berkomitmen meningkatkan literasi keuangan dan investasi melalui berbagai program edukasi, seperti Campus Stars Incubator, serta kelas edukasi bagi masyarakat dan mahasiswa. Kami juga aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial melalui kolaborasi dengan berbagai mitra,” katanya. 

Sedangkan dari sisi Governance, CGS terus memperkuat tata kelola perusahaan melalui penerapan kepatuhan, transparansi, manajemen risiko, serta budaya bisnis yang berintegritas.

“Ke depannya, kami akan terus mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam seluruh aktivitas bisnis, memperluas dampak program keberlanjutan, meningkatkan pengukuran dampak secara lebih terukur, serta mendukung pengembangan investasi berkelanjutan di pasar modal Indonesia,” ucapnya.

(Rahmat Fiansyah/ADV)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kriminal kemarin, kematian Sutrimo hingga maling uang Rp1,2 miliar
• 19 jam lalu
0
thumb
Beri Sindiran Pedas, Richard Lee Tantang Doktif Hadir Langsung di Persidangan
• 10 jam lalu
0
thumb
PSEL Legok Nangka Dibangun, 2.131 Ton Sampah per Hari Akan Diolah Jadi Listrik
• 14 jam lalu
0
thumb
Kolegium Psikiatri Anjurkan Para Dokter Tak Segan Konsultasikan Kesehatan Jiwa
• 14 jam lalu
0
thumb
Mitchell Baker Diyakini Masih Jadi Ancaman saat Timnas Indonesia Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026: Kepercayaan Dirinya Sedang Tinggi!
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.