jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto berencana menggelar lomba kota terbersih di Indonesia.
Pemerintah menyiapkan hadiah insentif anggaran sebesar Rp 20 miliar bagi masing-masing lima kota terbaik sebagai upaya mendorong pemerintah daerah meningkatkan kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah.
BACA JUGA: Balikpapan Kembali Raih Adipura Kencana Sebagai Kota Terbersih
Dalam pidatonya pada Akad Massal 62 ribu unit KPR Rumah Subsidi di Batang, Jawa Tengah, Kamis, Presiden Prabowo mengatakan pemerintah akan memberikan insentif dalam bentuk anggaran, bukan sekadar penghargaan simbolis agar pemerintah daerah memiliki motivasi lebih besar untuk menjaga kebersihan wilayahnya.
"Kita bikin lomba, kota tebersih, kota terbersih 1, 2, 3, 4, 5. Perlu enggak kota terjorok? Yang penting kota tebersih, kita kasih nanti insentif. Kota tebersih kita kasih kalau bisa Rp 20 miliar, lima kota terbersih Rp 20 miliar. Lima kota di bawahnya Rp 10 miliar, dan sebagainya," kata Presiden Prabowo dipantau melalui siaran Sekretariat Presiden di Jakarta, Kamis.
BACA JUGA: Balikpapan Kota Terbersih di ASEAN
Menurut Presiden Prabowo, pemberian insentif lebih bermanfaat dibandingkan hanya memberikan piala kepada daerah yang berprestasi.
Presiden Prabowo menegaskan seluruh elemen pemerintah harus memiliki tekad untuk mewujudkan kota, sungai, dan saluran air yang bersih.
BACA JUGA: Cerita di Balik Gunung Terbersih di Indonesia, Kembang
Kepala Negara meminta gubernur, bupati, wali kota, hingga jajaran TNI dan Polri aktif turun langsung memantau kondisi lingkungan setiap hari.
Selain itu, Presiden Prabowo juga meminta para kepala daerah tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi rutin berkeliling untuk memastikan kebersihan lingkungan, menegur warga maupun pelaku usaha yang mengabaikan kebersihan.
"Kalau ada rumah yang tidak dirawat, tegur yang punya, lihat di depan rumahnya jorok, tegur. Toko yang tidak mau jaga kebersihan, tegur, berkali-kali ditegur tidak mau, ya sudah, panggil tim gabungan, Kejaksaan sama Polri gabung," tegas Prabowo.
Presiden Prabowo menekankan bahwa persoalan sampah bukan sekadar isu kebersihan, melainkan menyangkut martabat bangsa.
Prabowo juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari ketua RT dan RW, pengurus koperasi, pengurus masjid, aparatur sipil negara (ASN), hingga direksi BUMN untuk bergotong royong membersihkan lingkungan secara rutin.
Menurut Presiden, keterlibatan seluruh unsur masyarakat akan menjadi kunci menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus memperkuat budaya disiplin dan kepedulian terhadap kebersihan di seluruh Indonesia.(antara/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean





Komentar (0)