Prodia (PRDA) Raih Laba Rp77,6 Miliar, Tes Esoterik Topang Kinerja

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Kenaikan laba ditopang oleh pertumbuhan pendapatan sebesar 8,5 persen menjadi sebesar Rp1,11 triliun.

Prodia (PRDA) Raih Laba Rp77,6 Miliar, Tes Esoterik Topang Kinerja (Foto: dok PRDA)

IDXChannel - PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) meraih laba bersih sebesar Rp77,6 miliar pada semester I-2026, meningkat 11,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp69,64 miliar.

Kenaikan laba ditopang oleh pertumbuhan pendapatan sebesar 8,5 persen menjadi sebesar Rp1,11 triliun dari posisi Rp1,03 triliun di semester I-2025.

Baca Juga:
Prodia (PRDA) Tebar Dividen Rp144 Miliar, Payout Ratio Naik Jadi 70 Persen

“Di tengah kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang semakin berkembang, perseroan terus bertransformasi dengan menghadirkan inovasi yang relevan, memperluas akses layanan, serta membangun ekosistem kesehatan yang semakin terintegrasi," kata President Director Prodia Liana Kuswandi dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (30/7/2026).

Liana menjelaskan, pendapatan perseroan meningkat seiring bertambahnya jumlah kunjungan (visit) sebesar 9,7 persen, yang didukung oleh penjualan tes esoterik sebagai kontributor pendapatan terbesar pada periode ini. 

Baca Juga:
Prodia (PRDA) Rombak Jajaran Manajemen, Liana Kuswandi Dipercaya Jadi Dirut

Perseroan telah melayani hampir 10 juta tes hingga Juni 2026, dengan pertumbuhan penjualan tes esoterik yang lebih tinggi. Di sisi lain, pertumbuhan tes medis, termasuk tes rutin serta layanan non-laboratorium seperti vaksinasi dan konsultasi dokter turut mengalami peningkatan.

"Kinerja tersebut juga didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang positif di seluruh segmen pelanggan, baik pelanggan individu, referensi dokter, referensi pihak ketiga, maupun klien korporasi," tuturnya.

Baca Juga:
Prodia (PRDA) Raih Pendapatan Rp501 Miliar di Kuartal I-2026

EBITDA perseroan mencapai Rp216,3 miliar, atau meningkat 7,1 persen. Namun, total aset terkoreksi tipis sebesar 2 persen menjadi Rp2,64 triliun hingga Juni 2026. Di mana aset lancar relatif stabil sebesar Rp994,8 miliar dan aset tidak lancar sebesar Rp1,64 triliun.

Total liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp301 miliar, total ekuitas naik menjadi Rp2,34 triliun dengan arus kas bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp199,9 miliar.

Baca Juga:
Prajogo Punya Saham Prodia (PRDA), Chandra Asri (TPIA) Klaim Hanya Investasi Jangka Pendek

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ketua KPK Ngaku Masih Kepikiran Harun Masiku Belum Juga Tertangkap
• 8 jam lalu
0
thumb
MK Putuskan MBG Tidak Boleh Lagi Pakai Anggaran Pendidikan
• 6 jam lalu
0
thumb
DKI jaring ketat atlet anggar untuk PON 2028
• 7 jam lalu
0
thumb
Bantahan Jared Leto Usai Dituduh Lakukan Pelecehan Terhadap 10 Perempuan
• 13 jam lalu
0
thumb
Polisi Tangkap Sindikat Curanmor Gasak 17 Motor di Tangerang hingga Serang
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.