Respon Aduan Lontara Plus, PU Normalisasi Drainase Pengayoman

celebesmedia.id
10 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar  – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar bergerak cepat merespons laporan masyarakat yang masuk melalui aplikasi Lontara Plus dengan melakukan normalisasi saluran drainase di Jalan Pengayoman, Kecamatan Panakkukang.

Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh Satgas Drainase dan Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU Makassar pada saluran sekunder yang berada di wilayah Kelurahan Paropo dan Kelurahan Pandang. Langkah ini dilakukan untuk mengembalikan kapasitas saluran agar aliran air kembali lancar serta mengurangi potensi genangan saat musim hujan.

Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, menjelaskan bahwa penanganan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan warga dan pemerintah setempat.

"Menindaklanjuti laporan warga dan Pak Lurah Paropo, Satgas Drainase Dinas PU Kota Makassar melakukan pembersihan sampah dan normalisasi dengan pengerukan sedimen selama dua hari di saluran sekunder Jalan Pengayoman, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang," ujar Zuhaelsi, Kamis (30/7/2026).

Normalisasi dilakukan selama dua hari, Selasa-Rabu (28-29/7/2026), dengan membersihkan sampah, rumput liar, serta mengeruk sedimen yang mengendap di dasar saluran. Material tersebut dinilai menjadi penyebab berkurangnya kapasitas drainase dalam menampung aliran air.

Menurut Zuhaelsi, pengerukan sedimen merupakan bagian penting dalam menjaga fungsi jaringan drainase. Penumpukan sedimen dapat mempersempit ruang aliran sehingga meningkatkan risiko genangan ketika curah hujan tinggi.

"Jadi, normalisasi dan pembersihan kanal ini bertujuan mengembalikan fungsi saluran agar aliran air dapat mengalir dengan lancar," terangnya.

Saat ini kondisi saluran di Jalan Pengayoman telah bersih dan kapasitas aliran air kembali optimal. Dinas PU berharap upaya tersebut mampu menekan potensi genangan di kawasan yang memiliki aktivitas masyarakat cukup padat.

Selain menangani drainase, Dinas PU Makassar juga terus memanfaatkan aplikasi Lontara Plus sebagai sarana menerima berbagai laporan masyarakat terkait infrastruktur. Aduan yang masuk menjadi dasar penentuan lokasi prioritas penanganan sesuai kewenangan pemerintah kota.

Laporan masyarakat yang diterima tidak hanya menyangkut saluran drainase, tetapi juga pekerjaan jalan lorong, pengaspalan, pemasangan paving block, pengerukan kanal hingga pembangunan fisik gedung.

Zuhaelsi menegaskan seluruh laporan warga akan ditindaklanjuti sesuai kondisi teknis di lapangan sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik.

"Kami Dinas PU Kota Makassar pun mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan saluran dengan tidak membuang sampah ke dalam drainase," imbuh Zuhaelsi.

Ia menambahkan, keberhasilan menjaga fungsi drainase membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Selain melakukan normalisasi secara berkala, kesadaran warga untuk tidak membuang sampah ke saluran menjadi faktor penting dalam mencegah penyumbatan dan mengurangi risiko banjir maupun genangan di kawasan perkotaan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Respons Kubu Dokter Tifa usai Jaksa Kembali Limpahkan Berkas Perkara ke PN Jaktim
• 19 jam lalu
0
thumb
Pemkab Kediri Kebut Penyelesaian Lahan Dua Ruas Tol untuk Dukung Akses Bandara Dhoho
• 14 jam lalu
0
thumb
Buntut Kisruh Final Piala Dunia 2026, Timnas Argentina Terancam Sanksi FIFA
• 16 jam lalu
0
thumb
Cara Mengenali Orang dengan Integritas Tinggi dari Kebiasaan Bergaul
• 5 jam lalu
0
thumb
Mitos atau Fakta: Benarkah Radiasi HP Bikin Kanker Otak?
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.