SEMARANG, KOMPAS.TV – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mematangkan perluasan layanan angkutan massal Trans Jateng di Koridor Gelang Manggung yang menghubungkan Kabupaten Magelang, Kota Magelang, dan Kabupaten Temanggung. Koridor tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.
Komitmen pengembangan Koridor Magelang–Temanggung telah dibangun sejak tahun lalu antara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama pemerintah kabupaten dan kota terkait.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Arif Jatmiko, menyebut hingga kini Trans Jateng telah beroperasi di tujuh koridor dengan total 115 unit bus yang melayani empat wilayah pengembangan.
Untuk menunjang operasional Koridor Gelang Manggung, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan mengoperasikan 14 armada.
Langkah ini dilakukan agar layanan Trans Jateng dapat terintegrasi dengan angkutan kota maupun angkutan pedesaan yang akan difungsikan sebagai feeder atau pengumpan.
Sosialisasi secara mendalam dijadwalkan berlangsung pada awal 2027 guna mematangkan kolaborasi dan pembagian peran antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan pengelola Trans Jateng.
Sementara itu, untuk koridor Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama ditargetkan terlaksana pada 2027 agar dapat mulai beroperasi pada 2028.
Baca Juga: Prabowo Hadiri Acara Akad Massal Rumah Subsidi di Batang, Ngaku Tertarik dengan Pengalaman India
#transjateng #jawatengah #magelang #temanggung
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- noads
- trans jateng
- pemprov jateng
- bus trans jateng
- magelang temanggung






Komentar (0)