Elektabilitas Prabowo Merosot, Pengamat Ungkit Reshuffle Menteri

jpnn.com
59 menit lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik Jamiluddin Ritonga menyebutkan elektabilitas Presiden RI Prabowo Subianto bakal terus anjlok jika tidak bisa membenahi persoalan sektor ekonomi, politik, dan hukum.

"Maka, elektabilitasnya berpeluang makin anjlok," kata dia melalui layanan pesan, Kamis (30/7).

BACA JUGA: Elektabilitas Prabowo Anjlok saat Kepuasan Publik Atas Kinerja Pemerintah Merosot

Dia mengatakan peluang Prabowo menang Pilpres 2029 otomatis mengecil ketika elektabilitas terus merosot.

"Peluang Prabowo memenangkan Pilpres 2029 relatif tertutup," ujar Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu.

BACA JUGA: KSOP Utama Tanjung Priok Dukung Transformasi Green Port JICT Melalui Program Elektrifikasi

Dia menyarankan Prabowo perlu mengevaluasi sampai mereshuffle para menteri di bidang ekonomi, politik, dan hukum.

"Prabowo harus tegas dan berani mereshuffle menteri tiga bidang tersebut," ujarnya.

BACA JUGA: Honda dan Nissan Mematangkan Kemitraan Strategis, Fokus Garap Elektrifikasi

Menurut dia, tanpa keberanian mengganti para menteri di tiga bidang itu, sulit bagi Prabowo untuk memulihkan keyakinan publik untuk sektor ekonomi, politik, dan hukum.

Toh, kata Jamiluddin, kemerosotan elektabilitas Prabowo saat ini dibarengi dengan ketidakpuasan publik terhadap kinerja pemerintah di bidang hukum, ekonomi, dan politik.

"Sebab, menteri tiga bidang ini menjadi penyebab menurunnya kepuasan publik terhadap kinerja Preaiden Prabowo," ujarnya.

Dia memahami Prabowo bakal sulit memilih jalan reshuffle menteri bidang hukum, ekonomi, dan politik.

"Mengganti menterinya diharapkan dapat mempercepat pemulihan bidang ekonomi, politik, dan penegakan hukum, sehingga elektabilitas Prabowo dapat pulih kembali," ujar dia.

Diketahui, elektabilitas Prabowo mengalami penurunan tajam berdasarkan survei yang dilakukan SMRC dalam sembilan bulan ke belakang.

Elektabilitas Prabowo tercatat sebesar 34,9 persen atau yang tertinggi dibandingkan tokoh lain dalam temuan November 2025.

Angka keterpilihan eks Menhan RI itu turun tipis dalam temuan SMRC pada Februari-Maret 2026, yakni 33,3 persen.

Tren penurunan kemudian berlanjut. Elektabilitas Prabowo anjlok dalam temuan SMRC pada Juli 2026 dengan mengantongi 14,5 persen. (ast/jpnn)

 

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

BACA ARTIKEL LAINNYA... Survei SMRC, Elektabilitas Prabowo Drop Parah dalam 9 Bulan Terakhir


Redaktur : Elfany Kurniawan
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Info Cuaca BMKG 30 Juli 2026: Mayoritas Jabodetabek bakal Diguyur Hujan
• 10 jam lalu
0
thumb
Mentan Sebut Presiden Ingin Pabrik Gula Wajib Punya Kebun Tebu
• 19 jam lalu
0
thumb
Komdigi Lantik Pejabat Baru Direktur AI, Apa Tugasnya?
• 19 jam lalu
0
thumb
Buron Interpol Kasus TPPO WNI ke Kamboja Ditangkap di Bandara Soetta
• 6 jam lalu
0
thumb
Masuk Kalender FIFA, Timnas Indonesia Bisa Turunkan Kekuatan Terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026: Jay Idzes hingga Calvin Verdonk Berpeluang Bela Garuda
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.