VIVA – Nama Sarwendah kembali menjadi sorotan publik setelah mengungkap pengalaman yang membuatnya merasa trauma akibat didatangi dan dihubungi oleh sejumlah debt collector. Pengakuan tersebut kembali memunculkan pertanyaan publik mengenai persoalan utang yang dikaitkan dengan mantan suaminya, Ruben Onsu.
Sebelumnya, sempat beredar kabar mengenai kedatangan sekelompok penagih utang ke kediaman Sarwendah. Mereka disebut mencari sebuah kendaraan jenis Land Rover atau Range Rover yang diduga berkaitan dengan tunggakan cicilan.
Menanggapi isu tersebut, pihak Sarwendah menegaskan bahwa kendaraan yang dimaksud tidak memiliki kaitan dengan dirinya. Mobil tersebut disebut dibeli setelah pernikahannya dengan Ruben Onsu berakhir, sehingga bukan menjadi tanggung jawab Sarwendah.
Namun, persoalan yang dihadapi ibu tiga anak itu ternyata tidak berhenti pada urusan kendaraan. Dalam pengakuannya, Sarwendah mengungkap bahwa dirinya juga sempat menerima berbagai bentuk penagihan terkait pinjaman online hingga kartu kredit yang bukan atas nama dirinya.
"Debt collector yang datang dari mobil, pinjol, kartu kredit bank, semuanya ngontaknya ke nomor aku," ungkap Sarwendah, mengutip video YouTube Denny Sumargo, Kamis 30 Juli 2026.
Meski demikian, Sarwendah meluruskan bahwa para debt collector tersebut tidak seluruhnya datang langsung ke rumah. Sebagian besar justru menghubunginya melalui pesan singkat.
"Bukan (datang) ke rumah, kalo ke rumah ngirim surat lelang," tambahnya.
Sarwendah kemudian menegaskan bahwa pinjaman online maupun tunggakan yang ditagihkan tersebut bukan menggunakan identitas miliknya. Ia menyebut seluruh dokumen dan identitas yang digunakan tercatat atas nama pihak lain.
"Tunggakan mobil, pinjol. Yang pasti bukan nama aku, atas nama beliau (Ruben Onsu)," ujar Sarwendah.
Ia bahkan memastikan bahwa pihak penagih memiliki dokumen identitas yang menunjukkan nama pemilik kewajiban tersebut.
"Ada KTP-nya juga," sambungnya.
Sarwendah Akui Trauma Didatangi Debt Collector
- Instagram Denny Sumargo
Pengalaman menghadapi debt collector rupanya meninggalkan rasa takut bagi Sarwendah. Ia mengaku kini meminta petugas keamanan di rumahnya agar tidak lagi memanggil dirinya apabila ada penagih utang yang datang.
"Saya bilang sama security saya, kalau ada debt collector datang jangan panggil saya lagi, saya trauma, saya takut," ujar Sarwendah.






Komentar (0)