AI Bakal Rombak Cara Belajar, Rektor IMDE Minta Perguruan Tinggi Berbenah

liputan6.com
5 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Rektor Institut Media Digital Emtek (IMDE), Totok Amin Soefijanto mengatakan, perguruan tinggi perlu menjadikan perkembangan teknologi sebagai momentum untuk bertransformasi, baik dalam proses pembelajaran maupun riset.

Menurut dia, peringatan ulang tahun ke-5 Indonesia Cyber Education Institute (ICE Institute) menjadi titik refleksi bagi Universitas Terbuka (UT) dan perguruan tinggi anggota konsorsium, termasuk IMDE, untuk memperkuat peran pendidikan digital.

Advertisement

BACA JUGA: Dari Pangan hingga AI, Menakar Peluang Kerja Sama Ekonomi Indonesia-AS

"Keberadaan AI niscaya akan merombak cara kita belajar dan mencari ilmu. Kita semua harus berbenah untuk menjadi semakin baik dalam menyiapkan anak-anak kita menghadapi dunia VUCA di masa depan,” ujar Totok.

Pernyataan tersebut disampaikan Totok dalam puncak peringatan 5th Anniversary ICE Institute bertema "From Growth to Influence: Shaping the Future of Digital Education" yang digelar melalui High-Level Strategic Talk Show bertajuk "ICE Institute at 5: From Innovation to Transformative Impact" di Grand Ballroom Startup Center Building, IPB Science Techno Park (STP IPB), Kampus IPB Taman Kencana, Bogor, Selasa (28/7/2026).

Menurut Totok, perkembangan teknologi pembelajaran yang semakin pesat sejak pandemi Covid-19 seharusnya dimanfaatkan untuk memperkaya proses perkuliahan, riset, serta meningkatkan kualitas layanan kepada mahasiswa dan masyarakat.

Forum tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, organisasi internasional, akademisi, mahasiswa, alumni, hingga komunitas pembelajar dari dalam dan luar negeri.

Sejumlah pembicara hadir dalam diskusi tersebut, antara lain Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Terbuka Prof. Ainun Na'im, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University Prof. Deni Noviana, Educational Psychology & Digital Learning Specialist Universitas Indonesia F.A. Triatmoko HS, serta mahasiswa Universitas Pradita Felix Fernando sebagai representasi generasi pembelajar digital.

Selain menjadi ruang dialog strategis, peringatan lima tahun ICE Institute juga diisi dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) bersama mitra strategis, peluncuran buku, pengumuman pilot project, serta penganugerahan ICE Institute Awards kepada berbagai mitra yang berkontribusi dalam pengembangan ekosistem pendidikan tinggi digital.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, KPK Amankan Uang Rp2 Miliar dan Segel Sejumlah Lokasi
• 21 jam lalu
0
thumb
Hasil Piala Presiden 2026: Gol Yuran Fernandes Antar Persebaya Susul Persib Bandung ke Semifinal
• 16 jam lalu
0
thumb
Hasil Piala Presiden 2026: Persebaya Singkirkan PSMS, Bajul Ijo Segel Tiket Semifinal
• 16 jam lalu
0
thumb
Diplomasi Budaya Indonesia dan Maroko Diperkuat Lewat Malam Seni yang Tampilkan Kolaborasi Musisi Dua Negara
• 15 jam lalu
0
thumb
Legislator: Korupsi Kepala Daerah Kebutuhan atau Keserakahan?
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.