BPDP: Perkebunan Sawit Rakyat Bisa Ajukan Hibah Rp 60 Juta/Ha untuk Peremajaan

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) memastikan para pekebun perkebunan sawit rakyat bisa mengajukan agar mendapat dana hibah. Total dana hibah yang bisa didapat mencapai Rp 60 juta per hektare. Direktur Keuangan, Umum, Kepatuhan dan Manajemen Risiko BPDP, Zaid Burhan Ibrahim menjelaskan dana tersebut bisa diajukan untuk peremajaan atau replanting lahan sawit yang sudah tua. “Jadi kita kasih program peremajaan sawit rakyat. Kita sesuai dengan keputusan, sebagaimana diatur dalam peraturan Itu Rp 60 juta per hektare dapat bantuan hibah untuk pekebun sawit rakyat. Tidak untuk perusahaan. Kalau perusahaan kan luasan lahannya sudah sangat luas,” kata Zaid dalam media briefing BPDP di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah pada Rabu (29/7). Langkah tersebut menurutnya memang dilakukan untuk meningkatkan produktivitas kelapa sawit Indonesia. Adapun masing-masing pekebun bisa mengajukan maksimal hibah untuk peremajaan 4 hektare kebun kelapa sawit. “Nilainya Rp 60 juta per hektare tapi per orang, per orang maksimal 4 hektare. Boleh tidak kalau kakak beradik sama-sama mengusulkan? Ya boleh Sepanjang kebunnya masing-masing gitu kan,” ujarnya.

Adapun saat ini total dana peremajaan lahan kelapa sawit yang sudah disalurkan BPDP dalam kurun 2015 sampai 2025 sudah mencapai Rp 12,3 triliun. Dari situ, sudah ada 408.146 hektare lahan yang diremajakan. Sementara dari jumlah pekebun rakyat yang dibantu program tersebut, jumlahnya sudah mencapai 182.218 pekebun. Zaid menjelaskan bahwa industri kelapa sawit memang biasanya hanya dilihat dari segi perusahaan besar yang ada di sektor tersebut, namun demikian, sebenarnya perkebunan sawit rakyat masih cukup banyak. “Padahal data menunjukkan 41 persen dari industri sawit nasional itu dikelola oleh masyarakat, dikelola oleh rakyat. Jadi dari 100 persen sawit Indonesia, 41 persen kurang lebih itu dikelola oleh perkebunan sawit rakyat,” kata Zaid. Berdasarkan paparannya, perkebunan rakyat memang cukup berkontribusi besar pada tonase produksi nasional. Berdasarkan data 2025, jumlah produksi kelapa sawit yang dihasilkan oleh perkebunan rakyat mencapai 16,64 juta ton atau naik dari 15,50 juta ton per 2021. “Fakta ini menunjukkan bahwa pekebun bukan hanya sekedar pelengkap industri sawit. Tetapi merupakan aktor utama dalam rantai pasok sawit nasional.” ujarnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jelang HUT RI Ke-81, Ini 5 Ide Bisnis Musiman yang Bisa Hasilkan Cuan
• 19 jam lalu
0
thumb
Yusril Desak Polri Perkuat Keamanan, Ingatkan Bahaya Maraknya Aksi Main Hakim Sendiri
• 21 jam lalu
0
thumb
Pramono Minta Pembangunan SDN Cipete Utara 01 Segera Diselesaikan
• 36 menit lalu
0
thumb
Daftar 23 Pemain Dibawa John Herdman ke Thailand untuk Laga Timnas Indonesia Vs Timor Leste di Piala AFF 2026
• 6 menit lalu
0
thumb
Info Cuaca BMKG 30 Juli 2026: Mayoritas Jabodetabek bakal Diguyur Hujan
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.