Usai Viral dengan Polisi, Satpam MRT Fiktor Pilih Bertahan di Jakarta

wartaekonomi.co.id
6 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Satpam proyek MRT di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat, Fiktor Harefa (27), memilih tetap bekerja di Jakarta. Keputusan itu diambil setelah Fiktor menolak tawaran Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk bekerja sebagai satpam di Gedung Sate, Kota Bandung.

Fiktor kini masih menjalankan tugasnya sebagai Komandan Regu (Danru) pengamanan proyek konstruksi MRT. Lokasinya berada di area depan Plaza Indonesia dan Hotel Pullman, Menteng, Jakarta Pusat.

"Nah, jadinya saya sudah memutuskan kerja di Jakarta saja dulu. Saya pilih untuk tetap di sini saja," kata Fiktor.

Fiktor mengaku sudah merasa nyaman dengan lingkungan kerjanya saat ini. Statusnya sebagai pekerja alih daya atau outsourcing tidak membuatnya berniat meninggalkan pekerjaan tersebut.

Pria asal Nias, Sumatera Utara, itu juga sudah memiliki lingkungan pertemanan yang membuatnya betah. Ia baru bekerja di lokasi tersebut selama sekitar tiga bulan.

"Alasannya ya sudah nyaman di tempat kerja yang ini sebenarnya. Iya sudah cukup nyaman sama orang-orangnya juga, sudah enak sih di sini, mau membereskan yang di sini ," ucap Fiktor.

Fiktor sebelumnya sempat menjadi sorotan setelah terlibat konflik dengan tiga polisi pengendara Toyota Alphard. Ketiganya disebut menerobos pelican crossing di kawasan Bundaran HI.

Persoalan tersebut kini telah selesai dan Fiktor kembali fokus bekerja. Ia mulai kembali menjalankan aktivitasnya sejak Senin (27/7/2026).

Fiktor juga memiliki alasan lain untuk mempertahankan pekerjaannya di proyek MRT. Menurutnya, pekerjaan tersebut sangat berharga setelah dirinya sempat lama tidak memiliki pekerjaan tetap di Jakarta.

"Sebelumnya itu saya pengangguran satu tahun. Saya di tempat saudara di Jakarta Barat dulu, kerja di konternya, konter HP. Bantu saudara dulu sekalian sambil nyari loker juga kemarin," cerita Fiktor.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Beri Deposito Rp50 Juta untuk Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas di Bali

Setelah melewati masa tanpa pekerjaan tetap, Fiktor akhirnya mendapat kesempatan bekerja sebagai petugas keamanan. Ia pun memilih mempertahankan pekerjaan tersebut meski mendapat tawaran untuk pindah ke Bandung.

"Akhirnya saya diterima kerja jadi petugas keamanan di situ, di konstruksi proyek MRT," tuturnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prabowo: Semua Pakar Ramal Ekonomi Indonesia 25 Tahun Lagi di Atas Prancis-Jerman
• 21 jam lalu
0
thumb
Reaktualisasi Pasal 33 UUD 1945, Koperasi Disiapkan Jadi Benteng Kedaulatan Ekonomi Rakyat
• 13 jam lalu
0
thumb
IHSG Turun 0,60 Persen ke Level 6.093,59 di Sesi I Perdagangan
• 23 jam lalu
0
thumb
Laba RISE Menanjak 273 Persen, Segmen Kawasan Industri dan Logistik Jadi Kontributor Terbesar
• 2 jam lalu
0
thumb
RIMPAC 2026 uji teknologi nirawak untuk operasi militer gabungan
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.