Jakarta, tvOnenews.com - Errol Spence Jr akhirnya buka suara mengenai penyebab kekalahannya dari Tim Tszyu dalam duel yang berlangsung di Sydney, Australia pada akhir pekan lalu.
Errol Spence Jr (28-2, 22 KO) harus mengakui keunggulan Tim Tszyu setelah kalah melalui keputusan mutlak dalam pertarungan 12 ronde. Tak lama setelah laga berakhir, petinju berusia 36 tahun itu juga mengumumkan bahwa dirinya resmi pensiun dari dunia tinju profesional.
Saat sesi konferensi pers seusai pertandingan, Spence tidak mencari-cari alasan atas kekalahannya. Ia justru memberikan pujian kepada Tszyu yang dinilai tampil sangat efektif sepanjang pertarungan.
"Hasilnya memang tidak sesuai harapan saya, tetapi saya sangat menghormati Tim. Dia mampu mengatur timing pukulannya dengan sangat baik, sementara timing saya sedikit meleset," kata Errol Spence Jr, dilansir dari Ring Magazine.
Spence kemudian mengungkap penyebab terbesar yang membuat performanya jauh dari masa keemasan. Menurutnya, vakum bertanding selama tiga tahun membuat dirinya kehilangan ritme, terlebih harus langsung menghadapi petinju sekelas Tim Tszyu.
Ia juga mengaku baru menyadari kondisi fisiknya telah banyak berubah ketika menjalani pertarungan hingga ronde terakhir.
"Menyadari betapa lamanya pertarungan itu... itu pertanda bahwa sudah waktunya saya menggantung sarung tinju. Biasanya menjalani ronde sebanyak itu tidak terasa selama ini, tapi kali ini terasa sangat panjang," tambahnya.
"Saya tidak ingat pernah merasakan seperti itu sebelumnya. Saat itulah saya tahu. Anda tidak bisa terlalu lama absen, lalu kembali dan berpikir bisa langsung menjalani pertarungan 12 ronde melawan lawan dengan kualitas seperti itu." jelasnya lagi.
Meski mengakui kemampuan fisiknya sudah menurun dibanding masa puncak karier, Spence menegaskan bahwa persiapan latihannya berjalan dengan baik.
Selain itu baginya, usia dan lamanya tidak bertanding menjadi faktor yang tidak bisa dihindari.
Kini, Errol Spence Jr memilih menutup karier profesionalnya dengan rasa syukur. Ia mengaku bangga masih bisa pensiun dalam kondisi fisik dan mental yang baik, sekaligus memiliki kehidupan yang terjamin setelah meninggalkan ring tinju.
(nad)





Komentar (0)