jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa seorang Pamong Praja harus menjadi aparatur negara yang senantiasa hadir melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.
Hal itu dia sampaikan saat memimpin Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda (PPM) Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026 di Lapangan Parade IPDN Kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, pada Rabu (29/7).
BACA JUGA: 1.627 Pamong Praja Muda IPDN Resmi Berstatus CPNSÂ
"Saudara adalah pelayan rakyat. Saudara harus melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat, mengayomi rakyat Indonesia dengan sebaik-baiknya,” ujar Prabowo.
Prabowo juga mengapresiasi pengalaman pengabdian para Pamong Praja Muda yang telah diterjunkan langsung membantu penanganan bencana di Aceh selama satu bulan sebelum resmi dilantik.
BACA JUGA: Lantik 881 Pamong Praja IPDN, Jokowi Titip Pesan Sangat Penting
Menurut dia, pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa seorang aparatur negara dituntut untuk hadir di tengah masyarakat sejak awal pengabdiannya.
"Saudara adalah angkatan Pamong Praja yang telah ikut turun langsung selama satu bulan membantu menangani bencana di Aceh,” kata dia.
BACA JUGA: Wapres JK: Pamong Praja Muda IPDN Harus Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional
Dia menegaskan bahwa menjadi Pamong Praja bukan sekadar memperoleh pangkat maupun jabatan.
Kehormatan seorang aparatur negara diukur dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat melalui pengabdian yang diberikan.
“Rakyat kita tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit-belit. Rakyat membutuhkan, bahkan rakyat menuntut aparatur yang bekerja jujur, disiplin, bersih, tidak korupsi, berani mengambil keputusan, dan selalu hadir ketika rakyat membutuhkan," jelasnya.
Selain itu, eks Menteri Pertahanan itu menekankan bahwa setiap Pamong Praja merupakan representasi negara di tengah masyarakat.
Untuk itu, setiap sikap, tindakan, dan keputusan yang diambil akan menentukan tingkat kepercayaan rakyat terhadap negara.
"Rakyat yang akan merasakan apakah negara peduli dengan rakyatnya atau tidak, dan dari keputusan-keputusan saudara, rakyat akan menilai apakah negara layak dipercaya atau tidak,” tambah Prabowo. (dit/jpnn)
Yuk, Simak Juga Video ini!
Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi





Komentar (0)