Surabaya: Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Kota Surabaya, Jawa Timur untuk memastikan kesiapan fasilitas dan sarana pendidikan menjelang dimulainya kegiatan belajar mengajar pada awal Agustus. Peninjauan dilakukan bersama perwakilan sekolah dan petugas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai bagian dari evaluasi kesiapan operasional sekolah.
Dalam kunjungannya, Qodari meninjau berbagai fasilitas, mulai dari ruang kelas, asrama, hingga sarana penunjang pembelajaran. Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Surabaya dibangun di atas lahan seluas 6,6 hektare dan memiliki kapasitas menampung lebih dari 300 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Qodari mengaku terkesan dengan perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat tersebut. Menurutnya, fasilitas yang tersedia dinilai mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman sekaligus mendukung proses pendidikan.
Baca Juga :
Kepala Bakom Qodari Cek Kesiapan Sekolah Rakyat di SurabayaIa menegaskan Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya yang masuk kategori desil satu dan desil dua. Dengan fasilitas yang tersedia, pemerintah berharap sekolah tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membuka peluang perubahan masa depan para siswanya.
"Insyaallah akan sangat menunjang dan membahagiakan bagi pendidikan anak-anak kita, terutama dari kalangan yang kurang mampu. Mudah-mudahan tempat ini akan menjadi pintu, akan menjadi jalan bagi perubahan nasib," ujarnya.





Komentar (0)