HARIAN.FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Persebaya Surabaya berpeluang mengamankan tiket ke babak berikutnya saat menghadapi PSMS Medan pada laga kedua Grup B Piala Presiden 2026. Bermain di hadapan puluhan ribu Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (29/7/2026) malam, Green Force tentu mengusung target meraih kemenangan kedua secara beruntun.
Namun, di balik ambisi meraih tiga poin, pelatih Bernardo Tavares justru menempatkan satu hal sebagai prioritas utama, yakni memastikan kondisi fisik para pemain tetap berada pada level terbaik.
Bagi pelatih asal Portugal tersebut, Piala Presiden bukan sekadar turnamen untuk mengejar hasil. Ajang pramusim ini merupakan bagian penting dari proses membangun fondasi tim menuju bergulirnya Indonesia Super League 2026/2027.
Karena itu, setiap keputusan yang diambil tidak hanya mempertimbangkan kemenangan, tetapi juga kesiapan fisik dan perkembangan para pemain dalam menjalani filosofi permainan yang mulai diterapkannya.
Persebaya datang ke pertandingan ini dengan modal positif setelah menaklukkan Persija Jakarta 1-0 pada laga pembuka Grup B. Kemenangan tersebut memberi kepercayaan diri tinggi sekaligus memperlihatkan bahwa proses adaptasi para pemain terhadap sistem permainan Bernardo Tavares mulai menunjukkan perkembangan.
Meski demikian, Tavares memastikan timnya tidak ingin terlena.
Ia menyadari jadwal pertandingan yang berdekatan membuat sebagian pemain belum sepenuhnya pulih dari kelelahan. Intensitas tinggi saat menghadapi Persija menjadi alasan mengapa sesi latihan sehari sebelum pertandingan lebih difokuskan untuk pemulihan kondisi fisik dibandingkan latihan taktik secara penuh.
“Kami menjalani sesi recovery karena beberapa pemain masih mengalami kelelahan. Kondisi fisik mereka menjadi prioritas sebelum menjalani program latihan berikutnya,” ujar Bernardo Tavares.
Pelatih berusia 46 tahun itu menegaskan bahwa keputusan mengenai susunan pemain baru akan diambil setelah tim pelatih melihat perkembangan terakhir kondisi seluruh pemain.
Ia juga menaruh perhatian terhadap kualitas istirahat para pemain. Menurutnya, aspek tersebut sama pentingnya dengan latihan di lapangan karena akan sangat memengaruhi performa ketika pertandingan berlangsung.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Tavares tidak ingin mengambil risiko kehilangan pemain akibat memaksakan tampil dalam kondisi yang belum sepenuhnya bugar. Apalagi, target utama Persebaya sesungguhnya adalah tampil kompetitif sepanjang musim Super League yang akan segera dimulai.
Meski fokus utama diarahkan kepada kondisi internal tim, Tavares tetap memberikan perhatian terhadap kekuatan calon lawannya.
PSMS Medan memang datang dengan bekal kurang meyakinkan setelah kalah 0-2 dari Port FC pada pertandingan pertama. Namun, menurut Tavares, hasil tersebut tidak bisa dijadikan ukuran sebenarnya dari kualitas Ayam Kinantan.
Ia justru memprediksi PSMS akan tampil jauh lebih agresif ketika menghadapi sesama klub Indonesia.
“Pertandingan besok akan berbeda. Saya yakin mereka memiliki motivasi lebih besar saat menghadapi tim Indonesia,” katanya.
Prediksi tersebut bukan tanpa alasan. Laga sesama klub Indonesia umumnya berlangsung dengan tensi lebih tinggi karena kedua tim sudah saling memahami karakter permainan masing-masing.
Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo juga diperkirakan akan menambah intensitas pertandingan. Dukungan ribuan Bonek diyakini kembali menjadi energi tambahan bagi Green Force untuk mengendalikan permainan sejak menit-menit awal.
Meski demikian, Tavares mengingatkan anak asuhnya agar tidak hanya mengandalkan dukungan suporter.
Menurutnya, konsentrasi penuh selama 90 menit akan menjadi kunci apabila Persebaya ingin kembali mengamankan kemenangan.
Ia juga ingin melihat bagaimana para pemain mampu menjalankan instruksi taktik secara konsisten dalam berbagai situasi pertandingan.
Bagi mantan pelatih PSM Makassar tersebut, setiap pertandingan di Piala Presiden menjadi bahan evaluasi penting untuk menentukan komposisi terbaik tim sebelum kompetisi resmi dimulai.
Karena itu, rotasi pemain sangat mungkin dilakukan agar seluruh anggota skuad memperoleh kesempatan menunjukkan kualitasnya.
Selain menjaga kebugaran, langkah tersebut juga membantu tim pelatih menilai siapa saja pemain yang paling siap menjadi bagian utama dalam persaingan Super League 2026/2027.
Jika mampu mengatasi PSMS Medan, Persebaya akan semakin dekat dengan tiket menuju babak berikutnya sekaligus mempertahankan momentum positif yang telah dibangun sejak awal turnamen.
Namun, lebih dari sekadar kemenangan, laga ini menjadi kesempatan bagi Bernardo Tavares untuk memastikan proses pembangunan tim berjalan sesuai rencana.
Green Force memang ingin menang, tetapi menjaga kondisi pemain tetap prima menjadi investasi yang jauh lebih penting dalam menghadapi perjalanan panjang dan kompetitif di musim baru.
Jadwal Persebaya Surabaya vs PSMS Medan
Kompetisi: Piala Presiden 2026 Grup B
Hari/Tanggal: Rabu, 29 Juli 2026
Stadion: Gelora Bung Tomo, Surabaya
Kick-off: 19.30 WIB
Siaran Langsung: Indosiar
Live Streaming: Vidio






Komentar (0)