Ruang Multifungsi MRT Bundaran HI Akan Hubungkan Plaza Indonesia hingga Hotel Indonesia Kempinski

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Ruang multifungsi (extended concourse) Stasiun MRT Bundaran HI akan menghubungkan Plaza Indonesia hingga Hotel Indonesia Kempinski untuk memudahkan akses pengguna sekaligus memperkuat konektivitas kawasan pusat bisnis Jakarta.

Ruang Multifungsi Perkuat Integrasi Kawasan Bundaran HI

Direktur Utama PT Integrasi Transit Jakarta Yulham Ferdiansyah Roestam mengatakan ruang multi-interkoneksi tersebut akan menjadi penghubung ke Hotel Indonesia Kempinski, Grand Indonesia, dan Mandarin Oriental melalui koneksi yang dikembangkan secara bertahap.

"Multi-interkoneksi yang nantinya future connection-nya ke Hotel Indonesia Kempinski area, kemudian Grand Indonesia, dan.juga Mandarin," katanya saat meninjau ruang multifungsi Stasiun MRT Bundaran HI di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan ruang multifungsi itu akan memiliki dua pintu akses, yakni Muara 1 yang menghubungkan sisi barat menuju Plaza Indonesia dan depan Hotel Hyatt serta Muara 2 yang menghubungkan sisi timur menuju Hotel Pullman dan Wisma Nusantara.

Yulham mengatakan ruang multi-interkoneksi tersebut memiliki panjang sekitar 300 meter dengan luas mencapai 4.200 meter persegi.

"Untuk Kempinski dan Mandarin, sekarang sedang dalam tahap finalisasi desain, ya, future connection, betul. Tapi yang sekarang kita fokus adalah penyediaan muara baru di area barat, di depan Hyatt, dan di area timur, di depan Pullman," terangnya.

Proyek Ditargetkan Rampung pada 2027

Ruang multifungsi Stasiun MRT Bundaran HI dirancang sebagai area publik bebas biaya (non-tapping area) yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan dengan kapasitas sekitar 3.200 orang.

Jalur bawah tanah tersebut didesain agar pejalan kaki dapat berpindah secara mulus (seamless), aman dari kemacetan, dan nyaman karena dilengkapi pendingin udara.

PT MRT Jakarta (Perseroda) menyebut progres pembangunan ruang multifungsi saat ini telah mencapai 22 persen.

Proyek senilai Rp148,2 miliar yang dipimpin PT Integrasi Transit Jakarta itu ditargetkan rampung pada Juni 2027 bertepatan dengan peringatan lima abad Kota Jakarta.

Pembangunan ruang multifungsi dan pintu masuk baru tersebut juga menjadi bagian dari persiapan operasional MRT Jakarta fase 2A segmen 2 hingga Kota yang ditargetkan beroperasi pada 2029.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dihentikan Karena Gunakan Knalpot Brong Bongkar, Dua Pengendara di Bone Malah Ketahuan Bawa Sabu-sabu
• 49 menit lalu
0
thumb
Jatim Media Summit 2026 Bahas Transformasi Beyond Media dan Masa Depan Industri Kreatif
• 13 jam lalu
0
thumb
Bupati Pemalang Ditangkap, KPK Segel 2 Rumah hingga Kantor Dinas PUPR
• 13 jam lalu
0
thumb
Dari Rumah Kecil Antang, Ruang Alternatif Seni Tumbuh di Pinggir Kota Makassar
• 8 jam lalu
0
thumb
Siswa Asal Makassar Ukir Prestasi Dunia di Panama Amerika
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.