JAKARTA, DISWAY.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan sistem pemantauan digital untuk mengawasi seluruh aktivitas di dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Melalui sistem ini, setiap tahapan mulai dari pengolahan bahan makanan, proses memasak, distribusi hingga pencucian ompreng akan tercatat secara rinci guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar operasional dan kualitas makanan tetap terjaga.
"Trust is good, control is better. Jadi kita tidak bisa hanya percaya saja, tapi kita bagaimana memonitor semua kegiatan di dapur itu by system," kata Kepala BGN Sudaryono dalam rapat koordinasi Program Makan Bergizi Gratis di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Rabu, 29 Juli 2026.
BACA JUGA:Mulai dari Menu MBG sampai Kepala SPPG, BGN Bakal Buka-bukaan Operasional Dapur Secara Publik
Eks Wakil Menteri Pertanian itu mengatakan nantinya sistem itu akan memantau seluruh tahapan operasional dapur secara rinci.
Ia menjelaskan sistem tersebut mencatat seluruh proses, mulai dari pengolahan bahan makanan, lama dan suhu memasak, proses pendinginan, pengemasan, distribusi, waktu makanan diterima dan dikonsumsi, hingga pengembalian serta pencucian ompreng.
Selain itu, sistem juga memantau proses pembelanjaan bahan baku agar seluruh kegiatan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
BACA JUGA:Ancam Tutup Dapur MBG, Kepala BGN Sudaryono Siap Pecat Oknum PPPK yang Minta Gratifikasi
"Intinya memastikan bahwa kita tidak bisa hanya membuat aturan tanpa kontrol. Kontrolnya adalah dengan menggunakan sistem," ujarnya.
Politikus Partai Gerindra ini mengungkapkan sistem pengawasan itu telah dilengkapi tujuh modul, termasuk pencatatan identitas penerima manfaat berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), sekolah penerima, hingga proses distribusi makanan.
"Kami sudah membangun sistem IT-nya, ya, bagaimana memastikan dari mulai nyacah kol sampai dengan dimasak, dimasak berapa lama, suhunya berapa, kemudian matang berapa, didinginkannya sekian lama, kemudian dibungkus berapa," jelas dia.
BACA JUGA:Kejagung Tegaskan Ketut Sumedana Lepas Jabatan Kajati Sumsel Usai Dilantik di BGN
"Kemudian di-deliver berapa lama, diterima jam berapa, dimakan jam berapa, selesai makan jam berapa, dibawa omprengnya pulang ke dapur, dicuci bersih selesai jam berapa. Itu ada log-log seperti itu termasuk pembelanjaan bahan baku itu juga nanti," sambung dia.
Tak hanya memperkuat pengawasan internal, BGN juga tengah menyiapkan portal informasi yang ditargetkan rampung dalam satu hingga dua pekan ke depan.
Melalui portal tersebut, sekolah dan orang tua dapat memantau menu makanan yang diterima anak setiap hari, kandungan gizinya, lokasi dapur penyedia, hingga identitas kepala SPPG.
- 1
- 2
- »






Komentar (0)