Jalan Nyaris Putus hingga Warga Buat Tandu Darurat, Marthen Natonis Perjuangkan Infrastruktur dan Ambulans Desa

okezone.com
1 jam lalu
Cover Berita

TIMOR TENGAH SELATAN - Akses jalan dan layanan kesehatan menjadi kebutuhan dasar yang masih banyak disuarakan masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua Fraksi Partai Perindo DPRD TTS Marthen Natonis mendorong kebijakan melalui perannya sebagai anggota legislatif.  Menurutnya,  persoalan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama yang diperjuangkannya. Terlebih, jalan penghubung antar-kecamatan di wilayah tersebut rentan terputus akibat hujan dan longsor.

“Di wilayah kami, akses jalan penghubung antar-kecamatan sangat menantang dan rentan terputus akibat hujan serta longsor, yang dapat memutus jalur transportasi 8 hingga 11 kecamatan sekaligus,” ” kata Marthen saat ditemui di BIMTEK 2026 Partai Perindo, Rabu (29/7/26).

Baca Juga :
Perindo Bekali Anggota Legislatif Strategi Pemenangan dan Pemahaman Teknis Kepemiluan

“Setiap kali terjadi titik longsor, saya secara tegas mendorong pemerintah daerah untuk melakukan penanganan cepat, dan langkah tersebut berhasil direalisasikan, lanjutnya.

Persoalan akses juga dirasakan masyarakat ketika membutuhkan pelayanan kesehatan. Marthen pernah menerima laporan berupa foto warga yang harus membuat tandu darurat untuk menggotong pasien, khususnya ibu hamil, menuju Puskesmas dengan jarak yang sangat jauh.

“Berangkat dari situ, saya tergerak untuk mendorong pengadaan ambulans desa. Puji Tuhan, hari Minggu lalu sebelum berangkat ke kegiatan ini, ambulans tersebut telah resmi diserahkan kepada pihak desa bersama Bapak Bupati dengan nilai pengadaan sebesar Rp600 juta,” ujarnya.

Baca Juga :
Titi Anggraini Harap Perindo Kawal Aturan Main Demokratis di Balik Pembahasan RUU Pemilu

Menurutnya, kebutuhan perbaikan jalan dan fasilitas umum juga menjadi aspirasi yang paling dominan disampaikan masyarakat ketika dirinya melakukan reses. Aspirasi tersebut selaras dengan program yang selama ini diperjuangkan melalui DPRD.

Selain kebutuhan dasar, Marthen memanfaatkan fungsi legislatif untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dicanangkan oleh Ketua Umum DPP Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo. Salah satunya melalui alokasi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD untuk pembinaan kelompok usaha di masing-masing daerah pemilihan.

 

Baca Juga :
KPU Ingatkan Pentingnya Pemutakhiran Data Parpol di Bimtek Perindo


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
19 Calon Hakim Agung dan 4 Hakim Adhoc Lolos Seleksi Kesehatan dan Kepribadian, Ini Daftarnya
• 23 jam lalu
0
thumb
Bupati Bogor Siap Wujudkan Birokrasi Profesional dan Transparan
• 22 jam lalu
0
thumb
Ketika Dapur MBG Tak Bisa Sembarangan Pakai Bahan Baku...
• 10 jam lalu
0
thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 20 jam lalu
0
thumb
Lengkap! Daftar Tanggal Merah Agustus 2026 dan Rekomendasi Cuti
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.