KOMPAS.TV – Antrean bahan bakar minyak (BBM) terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Pontianak dalam tiga hari terakhir. Warga mengeluhkan antrean yang memakan waktu hingga satu jam atau bahkan lebih. Sejumlah pengendara yang telah mengantre juga kerap tidak mendapatkan BBM karena stok habis. Warga berharap distribusi BBM kembali normal agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.
Kondisi serupa juga terjadi di SPBU Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar. Antrean panjang kendaraan terlihat, dengan sopir truk harus menunggu hingga empat jam untuk mendapatkan solar. Kelangkaan solar yang berlangsung beberapa hari terakhir dikhawatirkan menghambat distribusi barang antar daerah serta berisiko menurunkan kualitas komoditas jagung yang diangkut.
Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM bersubsidi dan LPG bersubsidi tidak mengalami kenaikan di tengah situasi geopolitik global dan fluktuasi harga minyak dunia. Pemerintah juga memastikan pasokan BBM, minyak mentah, dan LPG berada di atas standar minimum nasional.
Bahlil menambahkan, pemerintah bersama Lemigas telah merealisasikan impor BBM dari Rusia melalui skema antar-pemerintah untuk menjaga cadangan ketahanan energi dan memastikan ketersediaan pasokan energi dalam negeri. Pemerintah juga menegaskan penyaluran BBM bersubsidi bagi nelayan tetap menjadi salah satu fokus utama.
#bbm #spbu #pontianak #makassar #bahlillahadalia #kompastv
Baca Juga: Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik di Tengah Perang dan Fluktuasi Harga Minyak Dunia
Penulis : Fauzan-Alhazmi
Sumber : Kompas TV
- bbm
- spbu
- pontianak
- makassar
- bahlillahadalia
- minyak






Komentar (0)