KOMPAS.TV – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat upaya mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) dan Masyarakat Peduli Api (MPA) menjelang musim kemarau. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pencegahan, pemantauan, hingga penanganan kebakaran dapat berjalan lebih cepat dan terkoordinasi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jawa Tengah, Heru Djatmika, mengatakan pembentukan Satgas dan Masyarakat Peduli Api terus diperkuat. Hingga kini telah terbentuk 46 Masyarakat Peduli Api di berbagai wilayah Jawa Tengah melalui Keputusan Gubernur Jawa Tengah. Anggotanya terdiri atas BPBD, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Kesehatan, serta perangkat daerah lainnya untuk menangani apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Di lereng Gunung Sumbing, Temanggung, anggota Masyarakat Peduli Api Abdi Bumi rutin melakukan patroli selama musim kemarau. Mereka juga mendapatkan pelatihan dari Cabang Dinas Kehutanan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, termasuk pembekalan pengetahuan dan peralatan pemadaman agar kebakaran hutan dapat dicegah sebelum meluas.
Potensi kebakaran hutan dan lahan di Jawa Tengah berada di wilayah pegunungan yang vegetasinya mulai mengering saat musim kemarau, serta kawasan kering seperti Kabupaten Blora dan Kabupaten Rembang.
#jateng #karhutla #masyarakatpeduliapi #musimkemarau #pemprovjateng
Baca Juga: Pemerintah Siagakan Satgas Karhutla dan OMC, AHY: Sejumlah Daerah Rawan Titik Api
Penulis : Fauzan-Alhazmi
Sumber : Kompas TV
- noads
- jateng
- karhutla
- masyarakatpeduliapi
- musimkemarau
- pemprovjateng






Komentar (0)