Mancini Kembali ke Italia, Azzurri Mulai Era Baru Demi Lolos Piala Dunia

suarasurabaya.net
3 jam lalu
Cover Berita

Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) resmi menunjuk Roberto Mancini sebagai Pelatih Kepala Tim Nasional Italia.

Penunjukan itu menandai kembalinya Mancini ke kursi pelatih Gli Azzurri, hampir empat tahun setelah dia meninggalkan jabatan tersebut secara mengejutkan pada 2023.

Giovanni Malagò Presiden FIGC mengatakan, keputusan menunjuk kembali Mancini diambil setelah federasi mempertimbangkan berbagai opsi.

Menurutnya, Italia membutuhkan sosok yang telah memahami karakter tim nasional dan mampu bekerja dalam waktu singkat.

“Waktu terus berjalan dan saya merasa Roberto Mancini adalah orang yang tepat untuk pekerjaan ini sebagai pelatih, dengan berbagai alasan. Dia adalah pilihan terbaik yang bisa kami ambil,” kata Malagò dalam konferensi pers pada Selasa (29/7/2026).

Selain mengumumkan Mancini sebagai pelatih baru, FIGC juga menunjuk Claudio Ranieri sebagai direktur teknik menggantikan Paolo Maldini.

Maldini mengundurkan diri sehari sebelumnya, hanya 16 hari setelah menerima jabatan tersebut.

Mancini, yang kini berusia 61 tahun, bukan sosok asing bagi publik Italia. Dia memimpin Gli Azzurri sejak 2018 hingga 2023 dan berhasil mempersembahkan gelar Piala Eropa 2020 yang digelar pada 2021.

Namun, Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2022 sebelum Mancini memutuskan mundur pada Agustus 2023.

Tidak lama setelah meninggalkan Italia, Mancini menerima tawaran melatih Tim Nasional Arab Saudi. Setelah itu, dia juga sempat menangani klub Qatar, Al Sadd.

Sebelum menunjuk Mancini, FIGC sempat mempertimbangkan Andrea Pirlo sebagai kandidat utama. Legenda Italia yang menjadi bagian skuad juara Piala Dunia 2006 itu, mendapat dukungan dari Paolo Maldini dan Leonardo.

Saat ini, Italia tengah berupaya membangun kembali kekuatan tim nasional setelah gagal tampil dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun.

Posisi pelatih sebelumnya kosong setelah Gennaro Gattuso mengundurkan diri menyusul kekalahan Italia dari Bosnia-Herzegovina pada babak playoff Piala Dunia pada April lalu.

Dengan pengalaman membawa Italia menjadi juara Eropa, Mancini diharapkan mampu mengembalikan performa Azzurri sekaligus mengakhiri puasa penampilan di putaran final Piala Dunia.(saf/rid)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menkeu: Keuangan Negara Harus Adaptif Hadapi Dinamika Global
• 23 jam lalu
0
thumb
Update Kasus Kematian Dokter Internship, Kemenkes: Mayoritas Punya Sakit
• 1 jam lalu
0
thumb
Pengacara Optimistis Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Bebas, Ini Alasannya
• 48 menit lalu
0
thumb
Pasar Mobil Listrik RI Kedatangan Pemain Baru Asal China, Kenalkan 4 Kendaraan Niaga di GIIAS 2026
• 4 jam lalu
0
thumb
Indosat (ISAT) Terus Percepat Transformasi AI, Jadi Pendorong Utama Kinerja Semester I-2026
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.