DPR minta pemerintah tak kendurkan pemberantasan judol

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta meminta pemerintah tidak mengendurkan upaya pemberantasan judi daring (online/judol) meskipun nilai perputaran dana aktivitas tersebut menunjukkan tren penurunan.

Di Jakarta, Rabu, Sukamta mengatakan penurunan nilai perputaran dana judi online merupakan perkembangan positif, tetapi persoalan tersebut belum selesai sehingga pemerintah perlu terus memperkuat langkah penanganannya.

Menurut dia, data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan nilai perputaran dana judol pada 2025 turun menjadi Rp286,84 triliun atau sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai deposit juga turun dari Rp51,3 triliun menjadi Rp36,01 triliun.

Sukamta menilai penurunan tersebut tidak lepas dari langkah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang menutup situs-situs judol serta melakukan berbagai upaya pencegahan lainnya.

"Apresiasi untuk Komdigi yang berada di garis depan atas penurunan omset judol ini," katanya.

Meski demikian, ia mengingatkan analisis PPATK menunjukkan aktivitas judol pada 2026 masih berlangsung dengan pola transaksi yang semakin sering, tersebar, dan menggunakan nominal yang lebih kecil.

Karena itu, menurut dia, pemerintah perlu meningkatkan koordinasi lintas sektor dan tidak mengendurkan penanganan terhadap praktik judi online.

Sukamta juga mengusulkan penyusunan Kebijakan Nasional Pengamanan Ruang Digital yang mengintegrasikan kebijakan komunikasi digital, penyelenggaraan sistem elektronik, perlindungan data, keamanan siber, tata kelola platform digital, serta penegakan hukum terhadap praktik judol.

Baca juga: Guru Besar UI tekankan penegakan hukum maksimal untuk berantas judol

Baca juga: PPATK: Perputaran dana judi online Rp40,3 triliun pada triwulan I-2026

Baca juga: RT, RW dan PKK diminta jadi agen terdepan pencegahan judi online


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Memastikan Harga BBM Subsidi dan LPG Subsidi Tetap, Meski Harga Minyak Dunia Berfluktuasi
• 10 jam lalu
0
thumb
Komisi Yudisial Tetapkan 23 Peserta Lolos Seleksi Kesehatan dan Kepribadian, Siap Ikuti Wawancara Calon Hakim Agung 2026
• 18 jam lalu
0
thumb
Hattrick ke Gawang Kamboja di Piala AFF 2026, Mitchell Baker Diminta Lebih Gacor saat Timnas Indonesia Ketemu Vietnam
• 16 jam lalu
0
thumb
Asal-usul Londo Ireng, Mahfud: Diawali Belanda Datangkan Benjamin Thomas Sigar Hadapi Diponegoro
• 5 jam lalu
0
thumb
Video: IHSG Menguat Tapi Rupiah Melemah dan Dekati Rp 18.100 per USD
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.