Mengenal Hutan Sejak Kecil, Vano Kini Dampingi Wisatawan di Kampung Adat Kuta

kompas.com
17 jam lalu
Cover Berita

CIAMIS, KOMPAS.com - Di tengah rimbunnya Leuweung Gede, Hutan Adat Kuta, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, seorang remaja tampak berdiri tenang di antara pepohonan.

Ikat kepala berwarna ungu melingkar di kepalanya, sementara tas punggung kecil melekat di bahunya.

Namanya Vano (14).

Ia bukan sekadar warga Kampung Adat Kuta, melainkan generasi muda yang sejak kecil diperkenalkan dengan hutan adat dan kini mulai dipercaya mendampingi wisatawan yang berkunjung.

Baca juga: Cuma Rp 5.000, Wisatawan Bisa Cicipi Madu Langsung dari Sarang di Kampung Adat Kuta

Vano merupakan putra Sekretaris Adat Kampung Adat Kuta, Firman Khabibi.

Ia sudah akrab dengan hutan sejak kecil.

"Pertama kali masuk (hutan) umur delapan tahun," kata Vano saat berbincang dengan Kompas.com di dalam kawasan Hutan Adat Kuta, Senin (27/7/2026).

Bukan sang ayah yang pertama kali mengajaknya mengenal hutan, melainkan kakeknya.

Sejak saat itu, ia mulai terbiasa keluar masuk Leuweung Gede hingga dua kali dalam sepekan.

Kini, di usianya yang menginjak 14 tahun, Vano mulai dipercaya membantu mendampingi wisatawan yang ingin mengenal kawasan hutan maupun Kampung Adat Kuta.

"Pendampingin saja," ujarnya singkat ketika ditanya tugasnya di dalam hutan.

Baca juga: Di Kampung Kuta Ciamis, Kamera hingga Tripod Wajib Didoakan...

Meski sudah enam tahun mengenal Leuweung Gede, Vano mengaku belum menjelajahi seluruh kawasan hutan adat.

Selama ini, ia lebih sering mendampingi pengunjung di jalur yang biasa dilalui wisatawan.

Ia juga tak pernah merasa takut berjalan tanpa alas kaki di dalam hutan, aturan yang wajib dipatuhi setiap orang yang memasuki Leuweung Gede.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Enggak pernah," kata Vano.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Lewat Pintu Belakang dan Perdana Sejak Perang Iran, Apa yang Dibicarakan Trump dan Netanyahu?
• 20 jam lalu
0
thumb
Bangun Citra Positif Lapas, IJTI Sulsel Jalin Kemitraan dengan Ditjenpas Sulsel
• 14 jam lalu
0
thumb
Sudaryono Siapkan Sistem IT MBG, Pantau Proses Dapur-Distribusi Makanan ke Anak
• 14 jam lalu
0
thumb
Bakom Update Jembatan Garuda Tembus 49,9 Persen, 1.416 Titik Rampung di 38 Provinsi
• 16 jam lalu
0
thumb
Pengacara Optimistis Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Bebas, Ini Alasannya
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.