Anggota DPRD Medan soal Lurah Ejek Warga yang Ngadu ke Walkot: Tak Layak, Copot

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Ucapan Lurah Paya Pasir, bernama Syerly, yang menyindir seorang warga yang tengah mengadu ke Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas berbuntut panjang. Selain viral, anggota DPRD Medan mendesak agar Syerly dicopot.

Anggota DPRD Kota Medan sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Robi Barus, menilai sikap lurah tersebut tidak mencerminkan seorang pemimpin yang seharusnya melayani dan mengayomi masyarakat.

"Ngapain dia jadi pemimpin. Jadi lurah di sana tidak punya empati. Itu kan salah satu hak masyarakat untuk menyampaikan keluhannya. Jadi enggak benar lurah kayak gitu. Tak layak jadi lurah itu," kata Robi saat dihubungi, Rabu (29/7).

Robi mengatakan, apabila seorang lurah tidak mampu mengayomi masyarakatnya, maka pemerintah sebaiknya menggantinya dengan sosok yang lebih layak.

"Kalau dia enggak bisa mengayomi masyarakatnya, bagus dicopot saja lah, ngapain lagi. Ganti aja dengan yang mau mengemong masyarakatnya," ujarnya.

Ia juga menyayangkan ucapan lurah yang dinilai bernada mengejek warganya sendiri.

"Sangat menyayangkan dan menyesalkan lah," ucap Robi.

Sebelumnya, Lurah Paya Pasir, Syerly, menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. Dalam video tersebut, seorang warga menyampaikan keluhan kepada Wali Kota Medan terkait minimnya penerangan jalan di lingkungan mereka yang dinilai rawan tindak kriminal.

"Nanti izin sama lampu ya, Pak. Gelap kali soalnya, Pak. Banyak kali di sini begal sering terjadi," ujar warga dalam video tersebut.

Warga itu juga mengaku pernah memasang empat tiang lampu penerangan menggunakan dana pribadi.

Menanggapi pernyataan tersebut, Syerly kemudian melontarkan ucapan, "Cie, curhat dia bah," yang memicu kritik dari warganet karena dinilai tidak menunjukkan empati terhadap keluhan masyarakat.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Resmi! Pakistan Konfirmasi Ikut FIFA ASEAN Cup 2026, Ranking 198 Dunia yang Jadi Calon Lawan Timnas Indonesia
• 11 jam lalu
0
thumb
Kematian Sutrimo Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah, Apa yang Masih Diselidiki Polisi?
• 12 jam lalu
0
thumb
Mentan Sebut Kopdes Pangkas Rantai Pasok, Nilai Tambah ke Petani Bisa Tembus Rp263 T
• 15 jam lalu
0
thumb
3 Skenario di Balik Mundurnya Perry Warjiyo dari Kursi Gubernur BI: Tak Ada yang Benar-benar Bersih
• 18 jam lalu
0
thumb
Jalan Nyaris Putus hingga Warga Buat Tandu Darurat, Marthen Natonis Perjuangkan Infrastruktur dan Ambulans Desa
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.