Liputan6.com, Jakarta - Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menjadi salah satu pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Anom diduga terlibat dalam dua kasus sekaligus, yakni penerimaan uang proyek daerah dan jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Pemalang, Jawa Tengah. Anom sendiri ditangkap di Jakarta.
"Diduga berkaitan dengan penerimaan-penerimaan yang dilakukan oleh bupati berkaitan dengan proyek. Selain itu, juga ada dugaan penerimaan yang dilakukan oleh bupati berkaitan dengan jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Pemalang," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (29/7).
Advertisement
Budi menjelaskan, KPK mulanya mengidentifikasi indikasi jual beli jabatan di Pemkab Pemalang. Tapi dalam pendalaman, ditemukan bahwa Bupati Anom diduga juga terlibat penerimaan uang berkaitan dengan proyek.
"Ketika kemudian dilakukan pendalaman, termasuk kegiatan di lapangan, maka kemudian tim menemukan adanya dugaan penerimaan yang dilakukan oleh Bupati ini tidak hanya soal jual beli jabatan, tapi juga berkaitan dengan proyek-proyek di lingkungan Kabupaten Pemalang," terang Budi.
Namun, KPK belum mau merinci apakah keterlibatan Anom dengan sejumlah proyek berujung suap ijon ataupun pemerasan.
"Nanti semuanya akan dipaparkan, dalam ekspose," sambung dia.





Komentar (0)