JAKARTA, DISWAY.ID - Pemerintah akan terus memperkuat pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai salah satu langkah utama menghadapi dampak El Nino yang berpotensi memicu kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Selain membantu memadamkan titik api, OMC juga dimanfaatkan untuk menjaga debit air bendungan, waduk, dan danau agar tetap aman.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan kesiapan menghadapi El Nino menjadi salah satu pembahasan dalam rapat koordinasi bersama Presiden Prabowo Subianto yang dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, kepala badan, dan pejabat terkait.
BACA JUGA:Terungkap! Kemenhut Gagalkan Perdagangan Burung Dilindungi Lewat Facebook di Jayapura
"Kita ingin memastikan bahwa pemerintah juga siap dengan Satgas, baik Satgas darat, Satgas udara, dan termasuk dengan menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca. Saya ulangi, melalui Operasi Modifikasi Cuaca dengan metodologi yang diharapkan bisa segera memadamkan titik-titik api," kata AHY di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 28 Juli 2026.
Ia menjelaskan OMC tidak hanya difokuskan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan, tetapi juga untuk menjaga ketersediaan sumber daya air selama musim kemarau.
"Termasuk Operasi Modifikasi Cuaca untuk memastikan debit air di bendungan dan waduk, termasuk danau kita juga dalam status yang aman," ujarnya.
Menurut AHY, operasi modifikasi cuaca sebenarnya telah berjalan selama ini.
Namun, pemerintah akan terus melanjutkan program tersebut dengan mengacu pada simulasi dan proyeksi kondisi cuaca beberapa pekan hingga beberapa bulan ke depan.
BACA JUGA:Gaji PPPK Terancam Imbas Pemotongan TKD, Menkeu Siapkan Tambahan Dana untuk 490 Daerah
"OMC ini juga sudah dilakukan selama ini, tapi terus diantisipasi dengan mensimulasikan, memproyeksikan beberapa minggu atau bulan ke depan. Ini akan terus dilakukan tentu kolaborasi antar berbagai stakeholders," jelas dia.
Ia mengungkapkan pemerintah juga tengah mengembangkan metode operasi modifikasi cuaca agar lebih efisien dan efektif.
Salah satu inovasi yang dikaji adalah pemanfaatan teknologi drone sebagai pelengkap metode konvensional.
"Tadi juga dibahas bahwa metodologi OMC ini semakin berkembang. Artinya tidak hanya menggunakan cara-cara yang konvensional yang selama ini kita gunakan, tetapi juga didiskusikan bagaimana nanti ke depan dengan perkembangan teknologi, misalnya dengan drone dan yang lain-lain, ini bisa meningkatkan efisiensi sekaligus efektivitas operasi modifikasi cuaca," jelas AHY.
BACA JUGA:Pemda Bisa Bernapas Lega, Skema Top Up Anggaran Disebut Solusi Atasi Tekanan Fiskal
- 1
- 2
- »






Komentar (0)