LRT Jabodetabek mengalami gangguan di Cawang pada Selasa (28/7) malam. Rangkaian berhenti mendadak sehingga berdampak kepada proses transportasi termasuk rangkaian lainnya.
Sempat terdengar suara yang cukup kencang dari rangkaian yang mengalami gangguan tersebut.
Salah seorang penumpang, Alisha (24), tengah berada di rangkaian tersebut saat gangguan terjadi. Dia bercerita LRT tiba-tiba berhenti.
"Gue nanya teman gue yang di gerbong lain, ini kenapa? dia ngintip chat satpam, ada kayu gitu makanya keretanya dimatiin. Gue lihat dari jendela petugasnya pada ke bawah," kata Alisha.
"Gejes, gejes," sebut Alisha, soal suara yang ia dengar.
Di saat yang sama, para penumpang lain, kata dia banyak yang mengabadikan peristiwa tersebut menggunakan gawai mereka. Setelah listrik kembali menyala, terdengar pengumuman permintaan maaf karena adanya gangguan.
"Banyak ibu-ibu pada update lah, 'ini lagi di Cawang berhenti', segala macam," ujarnya.
Menurut Alisha, LRT berhenti sekitar 15 menit sebelum akhirnya bergerak kembali.
Sementara, penumpang LRT lainnya yang terdampak adalah Alif (24). Ia tidak berada di LRT yang bermasalah, namun tetap terkena imbasnya.
Ia naik LRT dari Dukuh Atas dengan tujuan Jatimulya. Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya LRT Jatimulya datang. Namun, saat dia naik, rangkaian tidak kunjung berangkat, hingga akhirnya satpam memberi tahu bahwa ada kendala.
Pada akhirnya, Alif harus mencari rute alternatif lain.
"Kok ini lama amat, nggak ditutup-tutup (pintu), lama amat, nggak berangkat berangkat (rangkaian) Jatimulya. Satpam akhirnya ngabari, yang ke Harjamukti ada gangguan operasional," ujarnya.
Penjelasan PT KAIPT KAI melakukan pemeriksaan sumber suara yang terdengar cukup kencang dari LRT Jabodebek yang mengalami gangguan operasional tersebut.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Raditya Mardika, mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk mengidentifikasi sumber suara yang terdengar.
"Terkait adanya laporan pengguna mengenai bunyi yang terdengar cukup kencang pada sarana TS 24, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh petugas untuk mengidentifikasi sumber suara tersebut,” kata Radhitya.
Ia mengatakan, rangkaian LRT yang mengalami gangguan tersebut telah di evakuasi menuju Stasiun Harjamukti. Rangkaian tersebut ditarik ke stasiun untuk dilakukan pemeriksaan dan perbaikan oleh tim teknis.
KAI memastikan seluruh pengguna yang berada di dalam rangkaian yang mengalami gangguan telah dievakuasi dengan selamat.
Proses evakuasi dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mengutamakan keselamatan dan keamanan pengguna. Pihak KAI menyampaikan permohonan maaf atas kendala tersebut.
Setelah proses evakuasi dan penanganan dilakukan, perjalanan LRT Jabodebek kembali normal pukul 21.15 WIB.






Komentar (0)