KPK Dalami Dugaan Korupsi Pengelolaan Limbah Kesehatan di Bengkulu

liputan6.com
13 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi terkait pengelolaan limbah kesehatan di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. Perkara tersebut merupakan pengembangan dari kasus dugaan suap proyek di Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

"Salah satunya ya," kata Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein kepada wartawan di Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Advertisement

BACA JUGA: Korupsi Dana Hibah Jatim, KPK Tahan Anggota DPRD Mahrus Ali

Meski demikian, Taufik belum memerinci materi penyidikan karena tim penyidik masih bekerja.

"Nanti secepatnya kami update ya karena tim sedang bekerja," ujarnya.

Kasus tersebut merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Kabupaten Rejang Lebong yang menjerat sejumlah pihak terkait dugaan suap proyek.

Pada 11 Maret 2026, KPK menetapkan lima tersangka, yakni Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Rejang Lebong Hary Eko Purnomo, Irsyad Satria Budiman dari PT Statika Mitra Sarana, Edi Manggala dari CV Manggala Utama, dan Youki Yusdiantoro dari CV Alpagker Abadi.

Kelima tersangka diduga terlibat dalam praktik suap terkait ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong pada tahun anggaran 2025-2026.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Penguatan Partisipasi Publik, Jalan Menuju Demokrasi Substantif
• 3 jam lalu
0
thumb
Awalnya Anggap Lemah, Media Vietnam Kaget Bukan Main Lihat Kekuatan Timnas Indonesia Saat Sikat Kamboja 5-1
• 16 jam lalu
0
thumb
Maju di Dapil Jateng V, PSI Ungkap Kaesang Ingin Jadikan Jateng sebagai "Kandang Gajah"
• 13 jam lalu
0
thumb
Bursa Transfer AC Milan: Waktunya Cuci Gudang, Rossoneri Siap Lepas Striker Gagal Mereka Musim Panas Ini
• 19 jam lalu
0
thumb
Gelombang Panas Perparah Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.