Efisiensi Anggaran Menekan Hotel di Jakarta, Ritel Bertahan Lewat Promo

kompas.id
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS - Efisiensi anggaran pemerintah masih membayangi industri hotel di Jakarta. Sementara itu, sektor ritel mampu menjaga kunjungan lewat berbagai program promosi, termasuk Festival Jakarta Great Sale.

Laporan terbaru Cushman & Wakefield Indonesia menunjukkan, efisiensi anggaran instansi pemerintah dan BUMN, terutama pembatasan perjalanan dinas dan penyelenggaraan acara, masih menekan permintaan kamar dan ruang pertemuan, khususnya di hotel yang bergantung pada tamu pemerintah.

Penurunan tingkat hunian sebesar 2,6 persen tercatat pada hotel bintang 3 dan 4. Sebaliknya, hotel bintang 5 dan hotel mewah mencatat kenaikan tingkat hunian sebesar 4,5 persen karena segmen ini tidak begitu terdampak efisiensi anggaran pemerintah.

Director of Strategic Consulting Cushman & Wakefield Indonesia, Arief Rahardjo pada Selasa (28/7/2026) mengatakan, pasar perhotelan di Jakarta masih terus menghadapi tantangan signifikan dari kebijakan instansi pemerintah untuk memangkas biaya perjalanan dan rapat, serta ketegangan geopolitik yang berkepanjangan.

Hal tersebut berdampak pada penurunan kondisi makro ekonomi Indonesia secara keseluruhan dan meningkatkan potensi pembatalan perjalanan bisnis serta acara MICE, baik domestik maupun internasional.

Untuk meminimalkan dampaknya, menurut Arief, operator hotel harus fokus pada diversifikasi pasar serta inovasi produk dan layanan. Dari hanya mengandalkan tamu dari instansi pemerintah dan BUMN, kini mereka mesti meningkatkan penawaran untuk menarik pelancong bisnis perorangan serta penyelenggara rapat dari perusahaan swasta, asosiasi profesi, dan komunitas lainnya sembari memperkuat kemitraan dengan platform agen perjalanan daring.

Baca JugaDaya Beli Masih Rendah, Pariwisata Susah Pulih
Baca JugaPusat Perbelanjaan Andalkan Festival Belanja Hadapi Ketidakpastian Ekonomi
Gairah ritel

Sementara itu, sektor ritel tengah bergairah. Sejumlah mal diperkirakan direnovasi untuk menghadirkan konsep ritel baru dan menata ulang komposisi penyewa. Ke depan, pengembangan ruang ritel akan lebih banyak terintegrasi dengan kawasan mixed use dan transit oriented development (TOD).

Selain itu, permintaan dari penyewa sektor makanan-minuman hingga fesyen diperkirakan tetap kuat. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya tempat baru sektor-sektor itu di berbagai ritel.

Ketahanan sektor ritel juga tercermin dalam Festival Jakarta Great Sale 2026, 10 Juni hingga 22 Juli. Acara ini mencatat transaksi Rp 26,8 triliun, berasal dari 104 mal atau pusat perbelanjaan sebesar Rp 16,8 triliun dan ritel di luar mal sebanyak Rp 10 triliun.

"Terus terang, saat pembukaan kami cukup deg-degan karena menetapkan target transaksi sebesar Rp 16 triliun. Kira-kira target ini bisa tercapai tidak dalam kondisi seperti sekarang," ujar Ketua Pelaksana Festival Jakarta Great Sale 2026, Mualim Wijoyo.

Hal tersebut berkaca dari agenda lain yang dihelat Desember 2025 hingga Maret 2026, atau libur Natal dan Tahun Baru sampai Lebaran. Masyarakat terus berbelanja kebutuhan hari raya sampai anak sekolah sehingga muncul kekhawatiran target tidak dapat tercapai.

Mualim, yang juga Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia Jakarta ini menyebut, survei juga dilakukan pada kunjungan ke pusat perbelanjaan untuk memantau animo warga selama Festival Jakarta Great Sale. Hasil survei di lima wilayah menunjukkan, kenaikan kunjungan antara 4-15 persen atau rata-rata 10 persen.

"Ternyata pusat perbelanjaan memang menjadi tempat yang mampu menghadirkan suasana lebih nyaman. Saat situasi sedang kurang kondusif, masyarakat datang ke pusat perbelanjaan, meskipun setelah itu dompetnya ikut menipis," ucap Mualim.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
3 Jenis Data Pribadi Jadi Primadona Penipuan Online, Jaga Akunmu!
• 10 jam lalu
0
thumb
Sekjen PDIP Hasto Respons soal Kaesang Maju Pileg di Dapil Puan
• 11 jam lalu
0
thumb
Country Director Smile Train Kenang Kisah Pilu Bayi Sumbing yang Dibuang di Kebun Sawit
• 15 jam lalu
0
thumb
[FULL] Keluarga Sutrimo Akui Sudah Ikhlas dan Tidak akan Menuntut, Penasihat Ahli Kapolri: Janggal
• 5 jam lalu
0
thumb
Gerindra Klaim Punya Akar Kuat di Dapil Jateng V yang Dibidik Kaesang
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.