Pemulihan Mahasiswa KKN Unhas di Pangkep Jadi Fokus Utama, Aktivitas Kembali Normal

harianfajar
7 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Setelah evakuasi dari kawasan Gunung Karst Goa Kalibbong, Desa Biraeng, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 kini dilaporkan dalam kondisi membaik dan dapat melanjutkan aktivitas seperti biasa.

Kejadian bermula pada Senin (27/7) saat enam mahasiswa Unhas yang sedang menjalankan KKN Tematik Inovasi Desa di Desa Biraeng mengalami kendala kesehatan. Salah satu mahasiswa, Ine Agustin, mengalami kelelahan dan kram kaki sehingga harus dievakuasi dengan bantuan Tim SAR Makassar.

Mahasiswa tersebut kemudian dibawa ke RSUD Pangkep untuk observasi dan pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan laboratorium di rumah sakit tersebut menunjukkan kondisi normal tanpa memerlukan perawatan lanjutan, sehingga mahasiswa dapat kembali ke rumah pada hari yang sama dan tiba di Makassar sekitar pukul 18.00 WITA.

Tim pengelola KKN Unhas bersama Dosen Pendamping KKN (DPK) melakukan kunjungan ke kediaman mahasiswa sekitar pukul 18.20 WITA untuk memastikan kondisi kesehatannya. Mereka juga menyarankan pemeriksaan lanjutan di rumah sakit di Makassar sebagai konfirmasi.

Kepala Subdirektorat Pembelajaran Berbasis Masyarakat pada Direktorat Pendidikan Unhas, Dr. Ir. Sulaeha, SP., M.Si., menjelaskan bahwa pada pukul 20.00 WITA mahasiswa menjalani pemeriksaan di RS Pertamina Sudiang dengan didampingi orang tua dan dosen pendamping.

“Hasil evaluasi medis menunjukkan seluruh parameter laboratorium tetap berada dalam batas normal, konsisten dengan hasil pemeriksaan di RSUD Pangkep,” kata Dr. Sulaeha.

Dokter juga menyampaikan bahwa kondisi yang dialami mahasiswa lebih mengarah pada kelelahan dan respons trauma pasca kejadian, sehingga disarankan untuk istirahat cukup guna mendukung proses pemulihan.

Pengelola KKN terus melakukan pemantauan terhadap kondisi mahasiswa. Hingga Selasa (28/7) pagi, berdasarkan konfirmasi kepada orang tua, kondisi Ine Agustin dilaporkan terus membaik. Sekitar pukul 07.00 WITA, Dosen Pendamping KKN, Dr. Fauzia P. Bakti, SH, MH, juga mengunjungi Posko KKN di Kabupaten Pangkep untuk memastikan kondisi mahasiswa lainnya.

“Alhamdulillah, seluruh peserta KKN berada dalam kondisi baik dan dapat melanjutkan aktivitas sebagaimana mestinya,” jelas Fauzia.

Universitas Hasanuddin menegaskan komitmennya untuk menjaga keselamatan, kesehatan, dan keamanan mahasiswa selama mengikuti program KKN. Pendampingan dilakukan melalui koordinasi antara pengelola KKN, dosen pendamping, tenaga kesehatan, keluarga mahasiswa, serta pihak terkait di lapangan.

Pelaksanaan KKN Gelombang 116 Unhas direncanakan berlangsung hingga pertengahan Agustus 2026. Mahasiswa menjalankan berbagai program pengabdian masyarakat sesuai kebutuhan aktual yang diidentifikasi di lapangan, sebagai bagian dari upaya pengembangan desa dan pembelajaran berbasis masyarakat. (*/)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 21 jam lalu
0
thumb
Percepat Transformasi AI, IOTF Catat Pertumbuhan Pendapatan 12 Persen hingga Juni 2026
• 7 jam lalu
0
thumb
Prabowo Presiden Sahkan Pembetukan Tujuh Kejaksaan Negeri Baru
• 12 jam lalu
0
thumb
Polda Metro Usut Aliran Dana dan Pemesan Sindikat Buzzer Penyebar Hoaks di Medsos
• 14 jam lalu
0
thumb
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Kasat Narkoba Tangsel dalam Kasus Narkotika
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.