Ancaman El Nino Maju Lebih Cepat, Presiden Prabowo Gelar Ratas dengan Menhut Hingga BMKG Hari Ini

tvonenews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diperkirakan meningkat akibat fenomena El Nino yang datang lebih cepat dari siklus normal.

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni mengatakan, rapat terbatas yang dipimpin Presiden secara khusus membahas potensi karhutla di tengah prediksi menguatnya El Nino berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Saya dihubungi tadi pagi, kita akan ada ratas khusus tentang karhutla ya, kebakaran hutan dan lahan,” kata Raja Juli, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (28/7).

Menurut Raja Juli, pemerintah perlu meningkatkan kewaspadaan karena siklus El Nino kali ini diprediksi datang lebih cepat dibanding pola yang selama ini terjadi setiap empat tahun sekali.

“Seperti kita ketahui siklus El Nino itu kan terjadi 4 tahunan. Dulu 2015, kemudian 2019, 2023 mestinya tahun depan, 2027. Tapi prediksi BMKG ini akan terjadi apa El Nino yang cepat, jadi awalnya mestinya 2027 akan terjadi tahun ini,” ujarnya.

Percepatan fenomena tersebut dinilai berpotensi memperpanjang periode kekeringan sehingga risiko kebakaran hutan dan lahan meningkat. Karena itu, Presiden memilih mengambil langkah antisipatif sebelum dampak yang lebih luas terjadi.

“Jadi kekeringannya datang lebih cepat ya, dan berakhirnya lebih lambat. Nah, itu tentu harus ada antisipasi dan terima kasih kepada Bapak Presiden yang justru apa namanya mengantisipasi ini, mengundang kami,” tutur Raja Juli.

Raja Juli menegaskan, pencegahan karhutla menjadi sangat penting karena dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Pengalaman pada kejadian karhutla sebelumnya menunjukkan kabut asap dapat memicu peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), menghentikan operasional bandara, hingga melumpuhkan kegiatan pendidikan dan ekonomi.

“Kita tahu ya Karhutla ini akibatnya dari segi kesehatan masyarakat kita kena ISPA, dari segi ekonomi bandara tutup misalkan dulu ya, sekolah tutup, pusat-pusat perekonomian berhenti. Jadi perlu sekali kita mengantisipasi Karhutla ini,” tuturnya.

Selain Menteri Kehutanan, rapat tersebut juga dihadiri Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Kepala BRIN Arif Satria, serta Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol Dedi Prasetyo. (agr/dpi)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Perkuat Promosi Visit Malaysia 2026-2027, Tourism Malaysia Hadir di Malang Lewat Malaysia Tourism Showcase B2B Roadshow
• 12 jam lalu
0
thumb
Jawab Kuasa Hukum Eks Jampidsus soal Kliennya Dituding Pemilik 74kg Emas dan Uang Ratusan Miliar
• 15 jam lalu
0
thumb
Cara Cek Utang Sendiri di Internet Lewat IDebKu OJK
• 15 jam lalu
0
thumb
PSMS Siapkan Kejutan Jumpa Persebaya, Eko Purdjianto Isyaratkan Rotasi Pemain
• 7 jam lalu
0
thumb
Jadwal Lengkap, Hasil, dan Klasemen Piala AFF 2026, 24 Juli - 26 Agustus 2026
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.