Liputan6.com, Jakarta - Enam dokter peserta Program Internship Indonesia (PIDI) meninggal dunia sejak Februari hingga Juli 2026. Kasus-kasus tersebut memicu sorotan terhadap beban kerja, kesehatan mental, serta sistem pendampingan bagi dokter internship.
Program internship merupakan tahapan yang wajib dijalani oleh dokter yang telah lulus pendidikan profesi sebelum dapat menjalankan praktik secara mandiri. Selama menjalani program, peserta ditempatkan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia untuk memberikan layanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kompetensi klinis.
Advertisement
Menyusul meninggalnya enam dokter internship, berbagai pihak mendorong adanya perbaikan sistem, mulai dari pengaturan beban kerja, jam dinas, mekanisme supervisi, hingga layanan dukungan kesehatan mental. Organisasi profesi, institusi pendidikan, dan pemerintah juga diminta memperkuat perlindungan terhadap dokter muda yang menjalani masa internship.
Berikut daftar enam dokter internship meninggal dunia dengan berbagai penyebab.





Komentar (0)