Suhu Neraka Godzilla El Nino Sasar RI, Begini Cara Amran Amankan Beras

cnbcindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita
Foto: Suasana aktivitas bongkar muat beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (8/8/2023). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman merapat ke Istana Negara, Jakarta untuk melakukan rapat terbatas (Ratas) dengan Presiden Prabowo Subianto soal antisipasi dampak El Nino Godzilla. Amran fenomena alam El Nino bisa memicu kekeringan.

Amran mengungkapkan bahwa pemerintah sudah mengantisipasi El Nino sejak awal pemerintahan, salah satunya dengan impor beras hingga 7 ton pada periode 2023 hingga 2024. Selain itu, pemerintah juga menyebar 100.000 pompa ke seluruh Indonesia sebagai upaya antisipasi kekeringan lahan pertanian yang hebat akibat El Nino.

Baca: AHY Lapor Prabowo Soal Langkah RI Hadapi Suhu Neraka Godzilla El Nino

"Kita melakukan pompanisasi ada 100.000 pompa seluruh Indonesia kita sebar," ucapnya kepada wartawan di lokasi, Selasa (28/7/2026).


Upaya kedua adalah dengan perbaikan saluran irigasi luasnya hingga 900 ribu hektare. Langkah berikutnya adalah dengan mengedarkan benih tanam yang tahan akan kekeringan. Berikutnya, dengan optimalisasi lahan daerah rawa.

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman saat meninjau pembibitan kopi di Rimba Raya KM 60, Bener Meriah, Aceh, Selasa (14/7/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky) Foto: Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman saat meninjau pembibitan kopi di Rimba Raya KM 60, Bener Meriah, Aceh, Selasa (14/7/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)

"Kemudian kita ada juga benih yang tahan kekeringan. Yang keempat kita optimalisasi lahan daerah rawa kurang lebih sampai hari ini 800-800 ribu hektare," ujarnya.

"Rawa itu biasanya di musim kemarau itu justru produktif karena airnya surut. Kemudian ada cetak sawah baru sudah lebih 200.000 sampai sekarang 200.000 hektar. Nah, kemudian embung, sumur dangkal, sumur dalam, semua kita sudah siapkan," lanjut Amran.

Baca: Amran dan Zulhas Bersatu, Bunuh Tengkulak di RI Pakai Cara Ini

Amran memastikan bahwa saat ini stok pangan aman dengan beras tetap bertahan di 5,2 juta ton. Selain itu, standing crop padi mencapai 10 hingga 11 juta ton, cadangan di horeka (hotel, restoran, kafe) mencapai 12 juta ton, dan Bulog mencapai lima juta ton.

"Kalau kita hitung 10 bulan ke depan, sekarang Agustus, September, Oktober, November, Desember, Januari, Februari, Maret. Ini overlap. Maret itu panen puncak jadi aman," imbuhnya.


(ras/wur) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Mentan: PT DSI Bikin Transparan Ekspor Sawit-Penerimaan Naik

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Momen Menteri LH Jumhur Menangis Saat Bela Program MBG
• 5 jam lalu
0
thumb
Menakar Ulang Tarif Lepas Status WNI: Antara Pertahankan SDM dan Efektivitas Kebijakan
• 23 jam lalu
0
thumb
PDI-P Ingatkan URI Jangan Tumpang Tindih dengan Lemhannas dan PTN
• 3 jam lalu
0
thumb
Kapolres Tangsel Bantah AKP Pardiman Ditangkap, Sebut Hanya Berstatus Saksi
• 2 jam lalu
0
thumb
Tito: Rp 31,1 T Dana Rehabilitasi Bencana Sumatra Sudah Dicairkan
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.